Letaknya Tak Jauh dari Situs Plembutan

GUNUNGKIDUL– Seorang petani warga Ngasem Lor, Plembutan, Playen, Gunungkidul menemukan kerangka manusia bersenjata kujang. Tulang belulang beserta senjata unik dari Jawa Barat ini terkubur di dalam ladang.
Informasi yang dihimpun Radar Jogja, penemunya adalah Kuwat, 70, warga setempat. Pada Sabtu lalu, niat mencangkul di ladangnya dihentikan lantaran ayunan cangkul membentur benda mencurigakan. Penasaran, dia kembali menggali lebih dalam. Alangkah terkejutnya, ternyata dalam bongkahan tanah yang dicangkulnya itu terdapat tulang belulang.
Kuwat semakin penasaran, di kedalaman 50 sentimeter kembali menemukan benda menyerupai peti terbuat dari batu. Di sekitarnya juga ada dua senjata mirip seperti senjata khas Provinsi Jawa Barat, yakni kujang.
Hal tersebut diamini oleh Kabag pemerintahan desa Plembutan, Surono. “Seluruh tulangnya sudah dalam bentuk serpihan kecil-kecil, yang masih kelihatan hanya bagian persendian kaki, dan ada senjatanya mirip kujang,” kata Surono, kemarin (6/10).
Dia menjelaskan, lokasi penemuan kerangka manusia bersenjata kujang berada tidak jauh dari lokasi situs Plembutan yang berupa candi, yakni berada sekitar 500 meter dari lokasi penemuan. Selain candi, di desa itu juga sering ditemukan peninggalan purbakala lain.
Menurut Surono, setelah menemukan benda tersebut, Kuwat alias Dengul, melapor ke pihak pemerintah desa Plembutan. Untuk kepentingan lebih lanjut, dirinya langsung berkomunikasi dengan kepolisian setempat.
“Sekarang serpihan kerangka manusia dan senjata kujang tersebut sudah diamankan di Mapolsek Playen,” katanya.
Kapolsek Playen AKP Joko Utomo membenarkan hal tersebut. Bersama dengan anggota, dirinya juga sudah melakukan ceking lokasi. Sejumlah benda yang dicurigai sebagai kerangka manusia bersenjata kujang, kemudian diamankan.
“Kami segera berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogjakarta,” kata Joko. (gun/jko)

Breaking News