skema-pss-v-psis

Pertarungan Sengit di Lini Tengah

SLEMAN – Setelah tujuh ta-hun tidak bertemu di pertandingan resmi, PSS Sleman akhirnya kembali bersua PSIS Semarang. Laga ini meru-pakan pertandingan pertama babak Delapan Besar Divisi Utama 2014 Grup N. Markas PSIS Stadion Jatidiri akan menjadi saksi sengitnya pertemuan kedua klub ini.Bila melihat pertemuan terakhir, PSS boleh saja jemawa. Menjamu PSIS di Maguwoharjo International Stadium (MIS), Super Elang Jawa (Super Elja) yang masih diperkuat Gaston Castano mampu membekap Mahesa Jenar dengan skor 2-1 pada lanjutan putaran kedua penyisihan Divisi Utama LIGINA 2007.Bahkan saat bertandang ke Jatidiri di putaran pertama, PSS mampu mem-pecundangi PSIS 3-1. Pengalaman “menyikat” PSIS di kandang tujuh tahun silam tentunya sangat ingin diulangi Anang Hadi dkk.
Namun dalam bentrokan yang berlangsung sore ini, tidak akan mudah bagi para pemain PSS saat ini menyamai apa yang dicapai para pen-dahulu mereka. Sebab secara kualitas, boleh dibilang saat ini PSIS benar-benar setara dengan PSS. Bahkan be-berapa kalangan menyebut kalau PSIS sedikit berada di atas PSS.Pelatih PSS Herry Kiswanto mengakui kalau tim asuhannya kurang beruntung karena langsung dihadapkan pada laga superberat di markas PSIS. Me-nurutnya, PSIS adalah tim yang sangat kuat, teru-tama jika bermain di kandang sen-diri. “PSIS punya kekuatan merata hampir di semua lini. Yang lebih me-nyulitkan kami merekalah yang men-jamu kami. Dengan dukungan luar biasa dari suporter Semarang sangat sulit mengalahkan mereka di kandang sendiri,” katanya.
Salah satu kunci hebatnya penampi-lan PSIS di musim ini terletak pada lini tengah yang solid. Mengandalkan formasi 4-2-3-1, PSIS nyaris selalu bisa menguasai lini tengah. Di tambah lagi mereka memiliki gelandang asing yang sudah malang melintang di kancah persepakbolaan Indonesia.Demi mengimbangi lini tengah Ma-hesa Jenar, Herkis sepertinya juga akan memakai formasi 4-2-3-1. Anang Hadi bakal ditarik ke posisi pivot berduet dengan Agus Setiawan. Sedangkan gelandang tengah kemungkinan bakal ditempati Dicky Pra-yoga. Dua pemain mu-da, Mudah Yulianto dan Eko Se-tiawan bakal ditempatkan pada posisi sayap mengapit Dicky.
“Sertinya formasi 4-2-3-1 ini yang akan saya pilih. Itu demi membuat lini tengah kami kuat karena punya lima gelandang. Tapi saya juga tidak menutup kemung-kinan memasang formasi sesuai patron, 4-4-2,” jelasnya.Direktur PT Putra Sle-man Sembada (PT PSS) Supardjiono mengaku bersyukur karena dalam laga ini PSS sudah bisa diperkuat Kristian Adelmund. Keberadaan Adelmund di jantung pertahanan dinilainya merupakan anugeh karena pertahanan PSS bakal lebih kokoh.”PSIS tim yang sangat menakutkan. Untungnya di lini belakang kami su-dah kembali diperkuat Adelmund,” paparnya. Adelmund sendiri sudah absen cukup lama, yakni pada empat laga 16 Besar.
Di pihak PSIS, pelatih Eko Riyadi mengungkapkan PSIS wajib menge-mas tiga angka. Karena itulah Eko mewanti wanti anak asuhnya agar mewaspadai serangan sayap PSS. Eko melihat, PSS memiliki winger-wingermuda berkualitas seperti Mudah Yu-lianto, Eko Setiawan dan Dicky Prayoga. “Sayap selama ini menjadi kekuatan PSS. Itu yang harus kami waspadai,” serunya. (nes/din/ty)

Breaking News