grafis-ATCS-Baru

Bisa Eksekusi dari Jarak Jauh

JOGJA – Dinas Perhubungan (Dis-hub) Kota Jogja berencana me-nambah sistem area traffic control system (ATCS) di tiga titik di kota ini. Dengan pemasangan ATCS, maka pemantauan dan mengen-dalikan kepadatan lalu lintas di Kota Jogja bisa dilakukan secara jarak jauh cukup dari Kantor Dis-hub Kota Jogja. Kepala Dishub Kota Jogja Wirawan Hario Yudho mengatakan, dengan ATCS maka Dishub bisa melakukan pengendalian terhadap daerah mana pun yang dilanda kemacetan, juga modifikasi lampu lalu lintas di jalanan. “Kita bisa mengontrol seluruh traffic light, semisal ada mobil pemadam kebakaran atau ambulans yang lewat, bisa diprio-ritaskan dengan menambah fase lampu hijaunya,” ujar Wirawan kemarin (3/10).
Dengan ATCS, menurut dia, traf-fic light sudah terkoneksi dengan perangkat yang ada di Kantor Dis-hub, sehingga memudahkan pe-tugas melakukan pengaturan jika terjadi kemacetan. Sehingga diha-rapkan bisa membuat lalu lintas Jogja menjadi teratur dan terken-dali. Juga memudahkan Dishub memantau arus lalu lintas secara otomatis di ruangan kontrol. “Nan-ti terkoneksi dengan semua ATCS di Kota Jogja,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Re-kayasa Lalu Lintas Dishub Kota Jogja Windharto menambahkan, saat ini di wilayah Kota Jogja total terdapat 17 ATCS, termasuk yang dimiliki Pemprov DIJ. Sedang yang dimiliki Dishub Kota Jogja sendiri saat ini baru terdapat sembilan ATCS. Dengan tambahan tiga ATCS baru, total ada 12 ATCS milik Dis-hub Kota Jogja.
Menurut Windarto, tiga ATCS baru yang akan dipasang di wilayah Pojok Beteng Kulon, Pojok Beteng Wetan serta di sekitar Mirota Kam-pus. Pemilihan titik tersebut ka-rena melihat kondisi lalu lintas yang berat di wilayah itu. “Kami pilih yang kondisi lalu lintas berat dan masuk tanggung jawab Dishub Kota,” terangnya. Tiga ATCS yang ditargetkan akan dipasang bulan depan itu, lanjut Windarto, spesifikasinya sama dengan yang sudah terpasang se-belumnya. Petugas bisa memantau kondisi lalu lintas dari jarak jauh, tidak perlu datang ke lapangan, cukup dari perangkat yang ada di kantor Dishub, semisal pengaturan nyala lampur merah-hijau. “Kita bisa langsung mengekse-kusi simpang jalan yang padat dari jarak jauh,” ungkapnya. (pra/laz/gp)

Breaking News