JOGJA – Pembahasan APBD Perubahan 2014 Kota Jogja diyakini masih bisa dilakukan. Me-ski batas waktu yang ditetapkan tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir atau 30 Sep-tember 2014 sudah terlewati, pembahasan APBD Perubahan 2014 tidak akan melanggar aturan. Keyakinan itu di-sampaikan Sekre-taris Daerah Kota Jogja Titik Sulastri saat rapat konsul-tasi tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kota Jogja bersama gabungan Pimpinan Dewan di DPRD Kota Jogja, kemarin (2/10). Mengacu PP 58/2005 tentang pengelo-laan keuangan dae-rah dan PP 37/2007 tentang laporan Ke-terangan Pertanggungjawaban (LKPJ), menurut Titik, hanya diatur mengenai batas waktu pem-bahasan anggaran.
“Dalam aturan tersebut tidak diatur menge-nai larangan dilakukannya pembahasan ketika batas waktu sudah terlewati,” ujar Titik. Dari pengalaman sebelumnya, lanjut Titik, juga ti-dak terjadi pelanggaran. Pada 2013 lalu, untuk APBD Perubahan Kota Jogja juga molor dan baru disepakati pada 13 November 2013. Sementara setahun sebelumnya untuk APBD Perubahan anggaran 2012 juga baru disepa-kati pada 1 November 2012.”Meski sudah lewat, tidak ada larangan dila-kukan pembahasan. Yang dilarang adalah menganggarkan kegiatan yang diyakini tidak akan selesai di akhir tahun anggaran,” terangnya.
Ditemui terpisah Wali Kota Jogja Haryadi Suyu-ti (HS) mengaku bersyukur dengan perkembangan di DPRD Kota Jogja. Menurut dia, sudah terdapat pemahaman di semua fraksi tentang pembaha-san APBD perubahan 2014. Dengan waktu yang makin mepet, HS juga sudah menginstruksikan kepada para kepala SKPD yang tergabung dalam TAPD untuk bersiap melakukan pembahasan maraton. “Saya siap maraton, kepala SKPD juga sudah diminta siap,” terangnya. HS menambahkan saat ini dirinya masih yakin pembahasan APBD perubahan 2014 ini bisa se-gera diselesaikan. Untuk jangka waktunya sendiri, HS berharap bisa secepatnya. “Ya kalau bisa sece-patnya, tapi yang penting tidak meninggalkan akun-tabilitas materi pembahasan,” ujarnya. (pra/laz)

Breaking News