Terjadi di Kompleks Borobudur, Kerugian Belum Bisa Dihitung
MUNGKID – Pasar relokasi Borobudur mendadak ramai, kemarin siang (2/9). Ini menyusul kebakaran hebat yang melanda deretan kios di Kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur. Kobaran api baru bisa dipadamkan, satu jam kemudian. Ini pun harus melibatkan enam armada pemadam kebakaran. Akibat kebakaran ini, ratusan kios di pasar relokasi Borobudur ludes tidak bersisa. Api yang diduga berasal dari deretan kios makanan sisi tengah dengan cepat merembet ke kios lainnya.
Ini dipercepat dengan bangu-nan kios yang sebagian besar terbuat dari papan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian diper kirakan men-capai ratusan juta rupiah. “Kemungkinan api diakibatkan korsleting saat salah satu peda-gang menyalakan genset. Kebe-tulan, saat itu tengah mati listrik,” kata Mujiyanti, 40, salah satu saksi mata, kemarin (2/10).
Sesaat sebelum kejadian, ka-wasan di sekitar Magelang di-ketahui dalam kondisi mati listrik. Sehingga, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios yang ada di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur tersebut. “Banyak kios yang tidak bisa diselamatkan, berikut isinya. Karena api cepat membesar. Apalagi saat itu angin juga bertiup sangat kencang. Sehingga mem-percepat api merembet ke deretan kios lainnya,” papar Mujiyono.Kepala UPT Pemadam Ke-bakaran Kabupaten Magelang Heri Prawoto mengatakan, pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Itu ditambah bantuan dari Kota Magelang sebanyak dua unit.
“Kami dapat laporan sekitar pukul 12.30 dan langsung me-luncur ke lokasi dengan empat armada dan seluruh personel. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” imbuh Heri.Sejauh ini, PT TWC Borobudur (belum bisa menghitung berapa jumlah pasti kios yang terbakar. Termasuk kerugian yang di-derita.
“Dari laporan yang kami terima, jumlah kios yang terbakar men-capai 90 persen dari total kios keseluruhan sekitar 950,” ungkap Nina, salah satu pegawai PT TWCB.Usai kejadian, PT TWC akan mengambil langkah pemindahan pedagang di lokasi pasar semen-tara. “Nanti akan dirapatkan, untuk mencari lahan yang tepat untuk dipakai sebagai relokasi sementara para pedagang korban kebakaran,” tegasnya.Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran. Petugas juga memasang garis polisi di kawasan tersebut. (ady/hes/nn)

Breaking News