Tunjukkan Istimewanya Pasar Tradisional

JOGJA – Pasar tradisional di Kota Jogja kembali menunjukan keistimewaanya. Menyambut perayaan ulang tahun ke-258 Kota Jogja, 59 paguyuban peda-gang pasar dari 32 pasar tradi-sional di kota ini kemarin (2/10) mengikuti pawai pedagang pa-sar tradisional dari Pasar Bering-harjo hingga Pasar Ngasem.Dengan membawa berbagai ‘ha-sil bumi’ masing-masing pasar yang diwujudkan dalam bentuk gun-ungan, sebanyak 2.200 pedagang pasar terlibat dalam acara ini
Panas terik matahari Jogja ke-marin siang tidak menghalangi semangat para pedagang. Selain membawa gunungan berisi sayuran atau dagangan khas masing-masing pasar, para pedagang juga berdandan dengan berbagai pakaian khas. Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) juga tidak ketinggalan ikut dalam pawai ini dengan me-naiki andong. Dalam kesempatan ini, HS juga mengapresiasi semangat para pedagang pasar tradisional di Kota Jogja untuk ikut me-rayakan ulang tahun kota Jogja. “Ini menunjukkan ke masyara-kat jika pasar tradisional di Kota Jogja istimewa dan luar biasa,” ujarnya.
Selain itu, lanjut HS, pawai pedagang pasar tradisional Kota Jogja juga sesuai dengan semangat Segoro Amarto. Diri-nya mencontohkan seperti ter-jadinya kebakaran di Pasar Kli-tikan Pakuncen beberapa wak-tu lalu, yang ternyata langsung direspons paguyuban pasar tra-disional di Kota Jogja lainnya dengan memberikan bantuan. “Kebersamaan para pedagang ini yang ingin dan harus dike-depankan,” jelasnya. Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh indonesia (APP-SI) Kota Jogja Syahreman mengatakan, pawai pedagang pasar tradisional yang meru-pakan bagian dari kegiatan gebyar promo pasar tradisio-nal ini, turut mendongkrak kunjungan dan omzet pasar tradisional.
Ia mengaku setiap tahun kun-jungan dan omzet pedagang pasar tradisional terus mening-kat. “Ini sebagai bentuk kreati-vitas pedagang pasar,” ungkap-nya. Slogan pasare resik, rezekine apik sik tuku ra kecelik, juga ma-sih sesuai dengan kondisi pasar tradisional Kota Jogja saat ini. Syahreman menjelaskan dari tahun ke tahun jumlah pengun-jung ke pasar tradisional terus meningkat. Kondisi pasar yang nyaman dan aman, juga membuat jumlah pengunjung naik. “Salah satunya juga sebagai upaya menjadikan pasar tradisional sebagai pasar wisata,” ujarnya. (pra/laz/gp)

Breaking News