BANTUL – Kesuksesan festival gerobak sapi beberapa waktu lalu, mendorong Dinas Pariwisata (Dinpar) DIJ mendukung penuh ajang Festival Memedi Sawah 2014 di Desa Wisata Candran, Kebona-gung, Imogiri, yang digelar 20-27 Sep-tember lalu. Puluhan peserta ambil bagian dalam lomba dengan membuat memedi sawah, ngliwet (menanak nasi dengan cara masyarakat Jawa), dan me-nulis surat untuk petani.Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wi-sata (ODTW) Dinas Pariwisata DIJ Mo-hammadHaliem menjelaskan,Festival Memedi Sawah 2014 memiliki daya tarik sendiri. Kegiatan ini perlu dilestarikan setiap tahun. “Event ini bagian dari me-metri nguri-uri budaya Jawa sehingga tetap eksis di mata masyarakat. Keunikan dari festival ini adalah mampu mem-beri daya tarik tersendiri bagi masyara-kat untukmenyaksikan,” tutur Haliem saat penutupan festival.
Menurut Haliem, kesuksesan festival gerobak sapi yang pesertanya membeludak patut dicontoh. Kesuksesan itu meng-inspirasisemua potensi budaya lokal di DIJ untuk dikembangkan.Haliem me-nambahkan, budaya dan tradisi masa lalu sangat digemari masyarakat. Festi-val-festival budaya lokal yang digelar selama ini terbukti mampu mengungkit kenangan masa lalu orang-orang yang menyaksikan.
“Apalagi bagi anak-anak zaman sekarang yang tidak tahu ngluku, garu, ngliwet, dan memedi sawah. Event semacam ini mam-pu menjadi ajang edukasi untuk menge-nalkan budaya lampau agar tidak punah. Saya saja kalau diminta ngliwet mungkin akan hangus. Sekarang orang cari praktis-nya saja dengan menanak pakai magicjar dan sejenisnya. Budaya ngliwet lambat laun jadi terlupakan,” terang Haliem.Festival Memedi Sawah yang berlang-sung sepekan ini tak hanya mampu me-nyedot wisatawan. Kegiatan ini juga mampu menarik minat masyarakat un-tuk mengikuti perlombaan yang di-pertandingkan. Panitai memberikan trofi dan uang pembinaan bagi Wind-arto asal Sumberagung, Jetis, Bantul yang berhasil meraih juara pertama Festival Memedi Sawah kategori umum.Sedang-kan Festival Memedi Sawah Kategori Lokal dimenangkan Kelompok Wisata Tani (KWT) Candran.
Untuk lomba Festival Lomba Ngliwet kategori umum dengan 35 peserta, juara pertama diraih Dharma Wanita SMA 1 Imogiri. Juara pertama Lomba Ngliwet Antar Hotel dimenangi Hotel Ibis Styles. Sedangkan juara pertama Lomba Menulis Surat Untuk Petani dimenangi Khairunnisa Candra Prastiti dari SMA 1 Imogiri.Ketua Desa Wisata Candran Kristya Bin-tara menambahkan, Festival Memedi Sawah rencananya diselenggarakan setiap tahun. “Kami merasa ini bagian dari edu-kasi masyarakat tentang melestarikan budaya lokal. Tentu, kami memohon ban-tuan Dinpar DIJ, Bantul dan pihak terkait lainnya untuk mendukung event ini agar terus eksis,” ujarnya. (zam/din/ty)

Breaking News