JOGJA – Sebanyak 300 pengusaha pemilik mobil pikap Suzuki berkumpul bersama memeriahkan acara Kumpul Akbar (Kabar) Wirausahawan Pick Up No 1 di JEC, kemarin (28/9). Dalam kegiatan tersebut, juga diselenggarakan kirab mobil pikap dan peluncuran Mega Carry Moko atau mobil toko.Gunardi Prakosa dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memaparkan, acara tersebut merupakan apresiasi pada konsumen yang menggunakan Carry Pick Up di Jogjakarta. Selama ini, kendaraan tersebut banyak diguna-kan pengusaha untuk menopatang kegiatan bisnis yang dijalankan sehari-hari. “Target penjualan melampui target 150 persen. Artinya animo masyarakat memakai pikap cukup besar. Sehingga, menjadikan kami yang terbesar di kelasnya,” kata Gunardi, di sela-sela kegiatan Kabar Wirausahawan.
Ia meneruskan, acara Kabar Wira-usahawan juga upaya memperkenalkan ketangguhan dan keunggukan Carry Pick Up pada pengusaha dan pelaku UMKM. Mobil ini bisa dijadikan pilihan berniaga bagi pengusaha dan pelaku UMKM.Carry Pick Up, ungkapnya, merupakan kendaraan niaga Suzuki yang sudah ada sejak 1976. Pada tahun lalu, total penjualan sebanyak 49.963 unit dan berkontribusi 30,5 persen pada pen-jualan Suzuki.Pada periode Januari hingga Juli 2014, tercatat penjualan 42.039 unit atau naik sebanyak 3.469 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, sebanyak 38.570 unit. “Tren per tumbuhan positif, mencerminkan ketangguhan dan keunggulan Carry Pick Up,” kata-nya.Pada pelaksanaan kirab tersebut, sejumlah pikap dihiasi berbagai pernak-pernik dan mengusung sejumlah tema. Seperti Kota Jogja sampai dengan tema-tema perdagangan. Mobil yang me miliki hiasan terbaik, diberi penghargaan. “Kami menggelar doorprize dan mem-berikan penghargaan pada wirausaha-wan yang memiliki armada terbanyak,” katanya.
Direktur Sumber Baru Mobil Jogja-karta Hendra Kurniawan mengatakan, para konsumen Carry Pick Up rata-rata tidak membeli mobil hanya satu. Bahkan, ada pengusaha yang membeli hingga 200 kendaraan.Ia mengungkapkan, total market di DIJ, Banyumas, dan Kedu untuk mobil pikap setiap bulan mencapai 500 unit. “Kami menargetkan penjualan pikap mencapai 50 persen dari rata-rata penjualan Suzuki sebenyak 3.000-3.200 setiap wilayahnya untuk daerah tersebut,” katanya.Sumber Baru Mobil Jogjakarta menar-getkan penjualan Suzuki sampai 60 unit. Sebelum berakhirnya acara, ada 35 pe-mesanan kendaraan. (bhn/hes/nn)

Bisnis