Sosialisasikan Renovasi Pasar Secara Swadana

PURWOREJO – Paguyuban Pedagang Pasar (Pappas) Baledono ingin merenovasi bangunan pasar dengan sistem swadana. Keinginan Pappas itu muncul di saat Pemkab Purworejo telah berkomitmen untuk membangun kembali pasar Baledono yang terbakar itu.Keinginan Pappas telah di-kuatkan dengan pemasangan baliho besar di salah satu sisi bangunan pasar Baledono yang telah lama sepi tak berpenghuni. Baliho itu bertuliskan “Mohon Doa Restu, Insya Allah Pasar Baledono Segera Dibangun secara Swadana”.
Ketua Pappas H Sumedi mem-benarkan hal tersebut. Pemasangan baliho sebagai bagian dari sosia-lisasi kepada masyarakat terkait sikap Pappas untuk merenovasi bangunan pasar secara swadana. “Saat ini kami masih berupaya untuk mengompakkan pedagang guna menyetujui rencana ini agar ada kejelasan kapan pasar akan dibangun. Tim kami terus berupaya untuk memberikan pemahaman kepada para pe-dagang terkait rencana renovasi ini,” ucap Sumedi.Setidaknya ada dua persyaratan yang terpenuhi, yakni jika pedagang yang setuju sudah mencapai lebih dari 50 persen. Dan yang kedua jika pedagang, pemkab serta PT Karsa Bayu sepaham dan menye-pakatinya, maka proses renovasi bisa segera dimulai. “Jika proses perundingan antar pihak tersebut telah mencapai kesepakatan dan bupati mem-berikan rekomendasi, tentu proses renovasi segera kami mulai,” ucapnya.Sumedi mengklaim, jumlah pedagang yang telah bersepakat dengan rencana renovasi ini sebanyak 85 persen dari total pedagang. Mereka sepakat renovasi pasar secara swadana atau sebagian biaya renovasi dibebankan kepada pedagang.Sementara itu, beberapa peda-gang ada yang mengaku kebera-tan dengan rencana tersebut. Mereka beralasan sudah lunas untuk membayar kiosnya hingga 2026. “Tentu itu sangat memberatkan kami. Jangankan untuk iuran membangun pasar, untuk modal dagangan saja kami sudah kerepo-tan,” ucap salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan iden-titasnya. (tom/jko/rg)

Breaking News