Persewangi Bisa Ngotot Demi Selamatkan Muka

SLEMAN- Di atas kertas, langkah PSS Sleman menuju babak delapan besar Divisi Utama 2014 sejatinya akan mudah. Ya, pada laga terakhir Selasa (24/9) besok, Anang Hadi dkk akan berhadapan dengan tim terlemah Grup L Persewangi Banyuwangi. Laga ini akan dihelat di markas Persewangi, Stadion Diponegoro.
Dengan permasalahan internal plus sudah pasti terhenti di babak 16 besar, seharusnya Super Elang Jawa (Super Elja) bisa dengan mudah memecundangi Laskar Laros- julukan Persewangi. Sebab, hampir pasti Persewangi sudah tidak memiliki spirit besar menjalani pertandingan terakhir.
Tetapi, Pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terlena dengan keadaan Persewangi. Baginya Persewangi tetaplah tim hebat yang perlu diwaspadai. Apalagi, bisa saja mereka ngotot untuk mengejar happy ending di kompetisi Divisi Utama 2014. “Persewangi pasti bakal tampil all out karena ingin menyelamatkan muka mereka,” jelas pria asal Bandung, Jawa Barat (Jabar) ini.
Pria yang akrab disapa Herkis ini juga mengingatkan pemain jika rekor kandang PSS sangat buruk. Terhitung sudah lima tahun lamanya Super Elja tidak pernah meraih kemenangan pada laga di luar Sleman. Kemenangan tandang terakhir PSS didapat pada tahun 2009 kala mereka memecundangi Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan.
Apalagi pada babak penyisihan PSS tetap tidak bisa menang melawan tim lemah di Grup 5. PSBK Blitar yang beberapa kali kalah di kandang sendiri tetap mampu menahan imbang PSS 1-1 di Stadion Gelora Supriyadi, Blitar. Bahkan beberapa stadion yang bisa dijadikan tempat curi satu poin oleh saudara tua mereka PSIM Jogja tak dapat dijinakkan PSS. Sebut saja markas PSBI Blitar dan Persinga Ngawi. “Laga tandang tentunya juga jadi perhatian. Rekor PSS saat bermain di luar Sleman masih saja buruk. Inilah yang tentunya harus diwaspadai. Ditambah dua laga di Grup L PSS selalu kalah saat melawat,” jelasnya.
Kekalahan tentu haram didapat PSS. Sebab jika di laga lain Persigubin mampu menang dari Martapura FC di Stadion Barnabas Youwe, Super Elang Jawa (Super Elja) dipastikan terlempar dari posisi dua besar Grup L.
Asisten pelatih PSS Edi Broto mengatakan kemarin siang tim PSS sudah sampai di Banyuwangi. Adaptasi terhadap cuaca di Banyuwangi pun akan segera dilakukan para pemain PSS.
Memang sangat disayangkan PSS masih tidak diperkuat bek Kristian Adelmund yang mengalami cedera lutut dan engkel. Tetapi terbukti tanpa Adelmund PSS bisa meraih clean sheet pada dua pertandingan kandang.
“Secepat mungkin kami akan melakukan penyesuaian dengan Banyuwangi. Untuk belakang kami sudah tak khawatir tanpa Adelmund. Sedangkan di lini depan, Sakti sudah menegaskan belum bisa segera bermain,” jelasnya. (nes/din)

Breaking News