Menjamu Persigubin, PSS Wajib Menang

SLEMAN – Meski berhasil merengkuh 3 poin saat menjamu Martapura FC di Maguwoharjo International Stadium (MIS) hari lalu, permainan PSS Sleman kala itu sangat buruk. Selain tergesa-gesa, pemain Super Elang Jawa (Super Elja) juga miskin kreasi, se hingga sulit membongkar rapatnya pertahanan lawan. Walhasil, PSS harus dibantu sebuah gol penalti untuk me-mastikan kemenangan 1-0 lawan Laskar Sultan Adam-julukan Martapura tersebut. Melihat kenyataan tersebut, Pelatih PSS Herry Kiswanto mewanti wanti anak asuhnya agar tak mengulangi kesalahan yang sama. Menurut pria yang akrab disapa Herkis ini, saat itu mungkin PSS masih dipi-haki oleh dewi fortuna sehingga bisa meraih kemenangan. Nah keberun-tungan serupa belum tentu berpihak lagi kala menjamu The Morning Star-julukan Persigubin, hari ini.
“Keberuntungan seperti itu belum tentu terjadi dua kali. Jadi saya ber harap anak-anak bisa tampil lebih tenang. Kreativitas saat membongkar pertaha-nan juga sangat dibutuhkan,” katanya. Yang mungkin membuat PSS me-ngalami penderitaan di MIS malam ini (20/9), adalah semangat juang yang sering ditunjukkan tim-tim di Papua. Saat bertandang ke markas Persigubin, Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, pekan lalu, terlihat klub besutan Mial Armand ini tak segan-segan me-lakukan pressing ketat. Itu membuat ruang Super Elja sulit mengembangkan permainan. Meskip sebenarnya pada babak pertama, Anang Hadi cs sukses menciptakan peluang yang nyaris menjadi gol, selalu saja peluang demi peluang terbuang be-gitu saja.
“Semangat juang pemain Persigubin ini luar biasa. Bola kemana saja dikejar. Inilah yang membuat kami agak sulit mengembangkan permainan. Kalau per-mainan seperti menghadapi Martapura diulangi, bukan tidak mungkin itu men-jadi malapetaka bagi kami,” imbuhnya. Pada laga malam ini, PSS juga belum bisa dibela kekuatan penuh. Lihat saja di sektor belakang Super Elja, belum diperkuat Kristian Adelmund. Pada sektor penyerangan, Saktiawan Sinaga juga tak bisa bermain. Hampir bisa di-pastikan, kedua pemain ini sudah tak membela Super Elja di sisa laga 16 besar.
Menurut Herkis, kondisi ter-sebut tidak menguntungkan bagi PSS. Ditambah cedera yang menimpa bek sayap pelapis Sa-trio Aji, praktis Super Elja cuma memiliki lima pemain cadangan dalam line up. “Idealnya kan ada tujuh pemain ca-dangan. Tapi saya beruntung karena memiliki pemain-pemain pelapis yang cukup bagus. Eko Setiawan misalnya yang dapat dimasukkan saat tim me-ngalami kebuntuan,” papar pria asal Jawa Barat ini. Yang pasti, jika mengalami kekalahan, PSS bisa langsung tersingkir. Apalagi jika di laga lain Martapura sanggup menundukkan Persewangi Banyuwangi di Stadion Demang Lehman. Raihan enam angka dari empat pertandingan membuat PSS untuk sementara ter-dampar di posisi tiga Grup L.
Hasil imbang juga akan berefek pada beratnya langkah PSS ke babak delapan besar. Jangankan imbang, menang dengan selisih satu gol saja bisa mem-buat PSS terjepit. “Ya, kalau menang 1-0 maka head to head kami imbang dengan Persigubin. Bila di laga terakhir kalah dan Persi-gubin seri lawan Martapura, nilai kami sama dan selisih gol jadi penentunya. Kalau menang 2-1 itu lebih gawat lagi, karena dengan begitu PSS kalah, agre-sivitas gol tandang. Nilai sama dengan Persigubin di klasemen akhir habis kita,” ujar Direktur PT Putra Sleman Sembada Supardjiono. (nes/jko/ga)

Breaking News