SLEMAN – Kepolisian akan menindak tegas jika ada laporan mengenai percobaan peni-puan dengan mencatut profesi wartawan. Apa-lagi modus semacam itu kerap menimpa se-jumlah pejabat di DIJ seperti terjadi di Sleman, Kulonprogo dan Gunungkidul.Kabid Humas Polda DIJ AKBP Anny Pudjias-tuti mengatakan percobaan penipuan terhadap sejumlah pejabat pemerintahan di DIJ meng-atasnamakan profesi wartawan tidak dibenar-kan. Apalagi hal itu sudah mengganggu kon-dusifnya tatanan birkorasi.
“Tidak bisa dibenarkan. Apa-lagi mencatut profesi wartawan dengan melakukan percobaan penipuan,” kata Anny saat di-konfirmasi kemarin (16/9).Anny menambahkan sebaiknya jika ada modus semacam itu pejabat pemerintahan melaku-kan cek dan ricek atas permin-taan oknum tersebut. Jangan sampai ketika mengatasnamakan profesi wartawan, lantas pejabat menuruti permintaan tersebut.
“Sebaiknya dipastikan dulu mengenai permintaan itu. Bisa dikroscek melalui media yang bersangkutan atau bisa ke media center di masing-masing pe-merintahan,” ujarnya.Dalam perkembangannya, ketika hal semacam itu sampai ada korban dan laporan resmi, Kepolisian tentu akan menindaklanjuti lapo-ran tersebut. Anny mengajak seluruh pihak agar memastikan sumbernya setiap informasi yang diperoleh. Sehingga tidak ada pihak yang me-rasa dirugikan.
Ya, modus percobaan penipuan mengatasnamakan profesi war-tawan belum lama ini juga ter-jadi di Gunungkidul dan Kulon-progo. Beberapa pejabat di ling-kungan kecamatan di dua kabu-paten tersebut banyak mengelu-hkan adanya teror yang dilakukan orang yang mengaku wartawan Radar Jogja dengan nama Yudi. “Saya tegaskan jika ada pejabat di lingkungan kecamatan di Gunungkidul ada yang dirugikan, langsung saja melaporkan ke pihak berwajib,” kata Kabag Hu-mas Setda Gunungkidul Agus Kamtono belum lama ini.
Salah satu kasus percobaan pe-nipuan dialami Camat Semanu Wastana. Saat itu ia mendapat SMS dari Nomor 085231595071 atas nama Yudi. Pelaku menga-takan bahwa ia membutuhkan pertolongan karena tengah men-jalani operasi tumor otak di RSUP Dr Sardjito Jogja. Saat itu permin-taan tidak diindahkan, justru pelaku mengumpat dengan kata-kata tidak sopan. (fid/ila/gp)

Breaking News