WONOSARI – Untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di kawasan objek wisata pantai selatan, Pemkab Gunungkidul berencana mengepras tanjakan simpang tiga penghubung pantai Baron menuju pantai Kukup. Kondisi jalan di tempat tersebujt, saat ini tidak ideal lagi bagi lalu lintas kendaraan dan kerap mengakibatkan kemacetan.”Tanjakan yang cenderung ekstrem tersebut akan diturunkan sekitar 6 meter. Nanti, jalurnya juga diperlebar. Mirip pelebaran jalan di kawasan Pok Cucak, Ponjong,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gunungkidul Edy Praptono, kemarin (4/9).
Namun demikian, pengeprasan dan pelabaran jalan di wilayah Kemadang, Tanjungsari itu mengalami sejumlah kendala masalah pembebasan lahan. Keuangan pemkab dinilai tidak cukup untuk membayar projek itu. Salah satu solusinya adalah dengan merubah status jalan dari jalan provinsi ke jalan nasional. Perubahan status jalan diusulkan oleh Pemprov DIJ. Jika disetujui, kedepan akan dibantu pusat untuk pembangunan dan pelebaran mencapai 6 meter. “Sekarang tengah kita usulkan,” ujarnya.Sekertaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Budi Martana mengakuibahwa pelebaran lahan di jalur Baron terkendala jenis jalan. Sebab jalan di jalur pantai adalah jalan provinsi dan nasional. “Pemkab Gunungkidul dibebankan biaya pembebasan lahan, dan kami terkendala keuangan,” ujarnya. (gun/jko)

Breaking News