BANTUL – Sebagaimana sejumlah instansi lainnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran. Pada hari raya Idul Fitri 1435 H, Dinkes menyiagakan sebanyak 95 pusat layanan kesehatan. Bahkan 16Puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan disiagakan selama 24jam.Kepala Dinkes Bantul Maya Sintowati menyebutkan jumlah Puskesmas se-Bantul sebanyak 27 unit. Tetapi yang disiagakan selama 24 jam saat arus mudik dan balik lebaran nanti hanya sebanyak 16 unit. “Mulai H-5 hingga H+5 nanti. Tersebar di seluruh kecamatan. Kecuali kecamatan Bantul,” terang Maya kemarin (24/7).tu karena di kecamatan Bantul sudah banyak terdapat berbagai fasilitas pusat layanan kesehatan. Seperti rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta. Maya menguraikan, 95 pusat layanan kesehatan meliputi 27 Puskesmas, 13 rumah sakit, 54 fasilitas kesehatan milik swasta seperti balai pengobatan dan klinik, serta PMI.
Tak hanya itu, Dinkes juga menempatkan sejumlah petugas medis dan paramedis di setiap pos-pos pengamanan arus mudik dan lebaran. Mereka akan bertugas dan memberikan pelayanan medis secara bergiliran. “Bergabung dengan petugas lainnya dari Polres dan Dishub,” ungkapnya.Meski fokus saat arus mudik dan lebaran, Dinkes tetap memprioritaskan kewaspadaan permasalahan kesehatan masyarakat selama lebaran nanti. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal. “Agar kasus kematian ibu dan anak saat bersalin dapat dicegah,” ungkapnya. (zam/ila)

Breaking News