SLEMAN – Para pengguna jalan raya, khususnya pemudik dari luar daerah diimbau mewaspadai perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Sleman. Sedikitnya ada 16 titik perlintasan yang cukup rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Itu karena lokasi-lokasi ini tidak dilengkapi perlintasan.Kendati begitu, 19 perlintasan dengan palang pintu juga dinilai rawan dan bisa menimbulkan kecelakaan. Bahkan, kasus besar yang pernah terjadi justru di perlintasan dengan palang pintu. Salah satunya kecelakaan di Tegalyoso, Banyuraden, Gamping yang terjadi Kamis (23/1) yang menewaskan empat pengendara sepeda motor. “Yang berbahaya itu jika pengendara kendaraan menerobos perlintasan berpalang pintu,” ungkap Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Sleman Sulton Fatoni kemarin (21/7).
Selain di Banyuraden, Sulton mengimbau pengendara ekstra hati-hati saat melintas di perlintasan berpalang di Stasiun Patukan, Gamping. Sulton menilai kawasan itu rawan kecelakaan lantaran arus kendaraan yang melintasi jalan penghubung Godean-Gamping itu cukup padat.Dishubkominfo dan PT KAI Daop VI Jogjakarta bekerjasama mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api. Caranya, dengan memasang spanduk bertuliskan imbauan agar pengendara kendaraan berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api. Baik di perlintasan berpalang pintu maupun yang tidak. Kepala Dishubkominfo Agoes Soesilo Endriarto mengingatkan, saat puncak arus mudik kerawanan kecelakaan meningkat. Itu dipicu tingginya kepadaran arus kendaraan. “Intinya kalau sampai perlintasan itu harus hati-hati. Apalagi di lokasi yang tidak ada palang pintu dan pos jaganya,” pinta Agoes.
Spanduk tersebut ternyata bukan satu-satunya “andalan” PT KAI. Daop VI akan menambah jumlah personel penjagaan di setiap perlintasan kereta api. Selain itu, juru periksa rel dikerahkan lebih sibuk daripada hari-hari biasa. Jika pada hari normal pemeriksaan rel hanya dua kali, selama arus mudik dan balik Lebaran pemeriksaan rel tiga kali. Saat awal, pertengaham, dan akhir jadwal lintas kereta.(yog/fid/din)

Breaking News