SLEMAN – PSS Sleman sukses mengatasi prahara gaji yang menimpa hanya dalam waktu satu minggu. Ya, kemarin (30/6) klub berjuluk Super Elang Jawa (Super Elja) tersebut benar-benar menepati janjinya tidak menunggak gaji pemain terlalu lama. Prahara gaji ini sendiri disebabkan seretnya pemasukan PSS sebagai efek domino libur panjang kompetisi. PSS yang sangat menandalkan uang tiket laga kandang jelas sangat menderita lantana tidak adanya partai resmi hingga agustus.
Hal tersebut sudah disiasati dengan menggear pertandingan uji coba. Namun laga persahabatan ternyata tak banyak membantu. Lihat saja kala PSS menjamu PSMP Mojokerto Putra dimana merea hanya meraup pemasukan Rp 120 juta. PSS seharusnya sudah memberikan hak pemain untuk Juni pada Selasa (24/6) lalu. Namun karena tidak memliki kas cukup pembayaran gaji tersebut terhenti. Ini adalah kasus telat gaji pertama yang dialami PSS pasca era sepak bola APBD.
Anggota Dewan Direksi PT Putra Sleman Sembada (PT PSS) Supardjiono bersyukur pihaknya benar-benar sudah memberikan gaji kepada para pemain. Kata pardji ini adalah bukti jika PT PSS berkomitmen mempertahankan reputasi Super Elang Jawa (Super Elja) sebagai tim tertib administrasi. “Terima kasih juga untuk anggota-anggota dewan direksi yang mau memberikan talangan gaji dari uang pribadi,” sergah sosok yang juga pengusaha tersebut.
Pardji berharap kejadian telat gaji ini tidak terulang lagi. Karena itulah dia berharap manajemen PSS dan PT PSS terus bersinergi agar Super Elja mampu memaksimalkan pemasukan. Salah satu solusi paling cerdas tentu ialah berupaya sekuat tenaga mencari sponsor. Namun hal tersebut memang tidak mudah karena PSS hanya bermain di kmpetisi kasta kedua. Ya, sejauh ini perusahaan-perusahaan kakap memang baru melirik klub-klub yang bermain di Indonesian Super League (ISL). “Memang yang utama adalah mencari sponsor. Namun sponsor tentunya masih sulit karena PSS bermain di Divisi Utama,” paparnya.
Masalah telat gaji sepertinya juga tidak akan terulang di Bulan Juli ini. Pasalnya setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dua klub besar Persela Lamongan dan PSIS Semarang dikabarkan siap menyambangi Maguwoharjo International Stadium (MIS). Melihat reputasi dua klub ini rasanya penonton bakal antusias menyaksikkan laga tersebut. “PSIS dan Persela ini kan tim besar. Saya yakin sekali jika menghadapi dua tim ini stadion akan ramai. Pemasukan pun lancar,” timpal manajer PSS Sukoco. Di bagian lain PSS dijadwalkan melakukan latihan perdana Ramadan sore ini di MIS. Tapi, jadwal latihan tersebut bisa saja tertunda sehari ke Rabu (2/7). (nes/din)

Breaking News