PURWOREJO – Hujan lebat yang mengguyur Purworejo sejak (26/6) sore hingga malam menyebabkan tanah longsor, meluapkan sungai. Serta membuat ratusan rumah dan hektaran sawah yang berada di bantaran sungai Bogowonto tersendam.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo merilis data, banjir melanda tiga kecamatan yang berada di dekat aliran sungai Bogowonto. Di antaranya di Banyuurip, Purwodadi, Bagelen dan Ngombol.Pantauan Radar Jogja, di Bagelen banjir menerjang Desa Dadirejo. Desa tersebut memang menjadi langganan banjir lantaran tepat berada di muara sungai Bogowonto. Sedikitnya tiga pedukuhan di Desa Dadirejo terdampak banjir parah.
“Kebetulan warga disini sudah paham jika akan terjadi banjir, ketika banjir mulai datang warga sudah menyelamatkan harta benda mereka,” ungkap Suryadi, 42, warga Bayan Dusun Karangjambu.Suryadi mengatakan tidak ada korban dalam bencana banjir, air juga langsung surut. “Jika tidak ada hujan atau banjir susulan dari atas, dalam waktu 24 jam banjir sudah surut,” ungkapnya.Agung Setyo Widodo, 43, warga Bugel, Bagelen mengatakan banjir meluapkan sungai Bogowonto di Jembatan Sembir. Air bah melimpas ke jalan alternatif yang menghubungkan kecamatan Purwodadi-Krendetan. Sementara itu, banjir merendam ruas jalan Purworejo-Jogjakarta di selatan pertigaan Don Bosco atau utara SPBU Boro, Banyuurip. Banjir menggenangi jalan setinggi lutut orang dewasa. Arus lalu lintas dari Jogjakarta dan sebaliknya tersendat. Petugas kepolisian berjaga-jaga untuk membantu mengurai kemacetan. (tom/iwa)

Breaking News