JOGJA-Bulan Ramadan yang ditunggu umat Islam kembali hadir. Mulai hari ini, sebagian sudah melaksanakan puasa. Sebagian lagi mengikuti keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Ramadan 1435 H jatuh Minggu (29/6).Meskipun berbeda, diharapkan tidak mengurangi kekhusukan dalam beribadah. Tadi malam (27/6) di beberapa masjid di Jogja juga sudah mulai melaksanakan ibadah salat tarawih.Salah satunya di Masjid Gede Kauman Jogja. Ribuan jamaah mengikuti salat tarawih ini. Sebelumnya diawali dengan kultum.Menurut Ketua Takmir Masjid Gede Kauman Budi Setiawan, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan di Masjid Gede Kauman, pada Jumat sore (27/6) sudah terjadi ijtima atau konjungsi. Sehingga kondisi tersebut sudah menunjukan hilal sudah wujud. Atas dasar itu Jumat malam, Masjid Geda Kauman sudah melaksanakan salat tarawih. “Sudah dikonsultasikan dengan para ulama di Kauman dan memang harus mengikuti itu,” terangnya. Perbedaan penentuan awal ramadan 1435 H ini sudah disadari sejak awal. Meskipun begitu, dirinya berharap hal itu tidak mengurangi rasa saling menghormati. Setiap metode yang diyakini, memiliki landasan masing-masing.
Untuk itu dirinya berharap perbedaan tersebut bisa diterima dengan legowo. “Yang penting kita amankan pahala puasa kita,” harpnya.Sebelumnya, Muhammadiyah sudah menetapkan awal bulan Ramadhan 1435 H kali ini jatuh pada Sabtu Juni 2014. Hal itu berdasarkan hasil metode hisab yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. “Berdasarkan hasil hisab tersebut Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1435 H jatuh pada sabtu pon 28 Juni 2014,” terang Ketua PP Muhammadiyah bidang Tarjih dan Tajdid Yunahar Ilyas.Yunahar juga mengharapkan dalam Ramadan kali ini umat muslim dapat melaksanakan ibadah puasa sebaik-baiknya, serta ditambah dengan amalan-amalan lainnya. Kepada pemerintah daerah dia berharap supaya menutup tempat-tempat maksiat dan mengatur tempat-tempat hiburan agar tidak merusak suasana ibadah. “Warga yang berpuasa dan tidak berpuasa agar saling menghormati dan menjaga toleransi,” harap dosen UMY ini. (pra/din)

Breaking News