SLEMAN– Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Kabupaten Sleman menggeruduk Mapolsek Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kalasan, Sleman Minggu malam (13/4).
Mereka menuntut pengusutan dugaan penganiayaan pada dua anggota Banser Satuan koordinasi Rayon (Satkoryon) Kecamatan Prambanan yakni Pandji Samadi Umbara dan Riyan Bramadhita pada Minggu (13/4) dini hari di dusun Bendan, Tamanmartani, Kalasan.
Kedatangan mereka dipimpin Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sleman Yuwan Syikro, SH dan Komandan Sarkorcab Kabupaten Sleman Suparyanto, SH. Kedatangan para Banser ini tentu saja membuat kalang kabut pihak Polsek. Pasalnya, karena saat itu merupakan hari libur.Apalagi mereka juga melakukan orasi secara bergantian.
Mereka akhirnya diterima Kanit Reskrim Polsek Kalasan Iptu Wayan Mandra. Setelah itu menyusul hadir Kapolsek Kalasan AKP Heli Wijiatno, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Alaal Prasetyo dan Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin datang menemui.
Yuwan Syikro mendesak pihak Kepolisian agar segera menangkap dan mengusut pelaku penganiayaan dua anggotanya. Dia beralasan, dua anggotanya ini tanpa sebab yang jelas dianiaya usai menjalankan tugas pengamanan pengajian di Pondok Pesantren Ora Aji, Tundan, Purwomartani, Kalasan.
“Saat melintas di wilayah Bendan ini, anggota kami diteriaki diminta untuk berhenti. Begitu berhenti kemudian masuk kampung, saat itulah anggota kami dikeroyok tanpa sebab yang jelas,” ujarnya.
Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin menyatakan terkait dengan kasus ini, pihak kepolisian sudah bertindak cepat. Bahkan, lima orang yang diduga pelaku penganiayaan juga sudah diamankan di Polres Sleman. “Kelimanya sudah kami tahan untuk kami periksa. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bertambah,”ujar Ihsan.
Dia menyatakan tidak bisa langsung menetapkan kelima orang tersebut menjadi tersangka. Sebab, dalam pengusutan sebuah kasus ada beberapa tahanpan yang harus dilalui. “Nah, sekarang baru tahap pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.
Usai mendapatkan penjelasan ini, para anggota Banser membubarkan diri. (sam/din)

Breaking News