James dan Anna Markoja, pasangan ini mengendarai motor dari London sejak Juni 2013. Kemarin, mereka mulai perjalanannya menuju Sidney setelah sebelumnya mereka singgah di Wildlife Rescue Center (WRC) Pengasih, Kulonprogo (29/3)
TERDENGAR kabar melalui email yang diterima Public Relations WRC Jogja Rosalia Setiawati bahwa pasangan yang telah menikah 2,5 tahun itu berada di Malaysia menuju perbatasan Indonesia. James bersama Anna kemudian melintas melalui Kalimantan. Kemudian mereka melintasi Sumatera hingga sampai Jawa.
Tampak motor James bermerek Honda Translap XL700V produksi 2008 tiba di WRC Jogja. Di samping kanan dan kiri motor besarnya itu terdapat box yang sengaja dipasang untuk menaruh beberapa perlengkapan selama perjalanan.
Tak ketinggalan, James dan Anna juga memiliki dokumentasi beberapa tempat yang mereka singgahi. Mulai dari Eropa sampai Asia. Termasuk beberapa dokumentasi ketika sampai di Indonesia.
“Di Indonesia sangat nyaman, banyak teman baru yang saya jumpai. Tak sepeser pun uang kami keluarkan saat singgah di rumah teman baru di Indonesia,” kata James.
Perlengkapan lainnya juga tampak dipersiapkan dengan matang. Seperti travel warning dan izin lintas batas. Dalam perjalanan ribuan kilomteter itu, mereka sama sekali tidak menjumpai kendala apapun.
Mereka dalam menempuh perjalanan hanya mempersiapkan uang GBP 10 ribu atau setara dengan Rp 200 juta. Selama perjalanan, mereka sudah mengganti ban sebanyak empat kali dan dua kali perbaikan mesin. Satu hal menarik, James dan Anna beberapa kali terjatuh saat melintas di negara-negara yang terjadi perang sipil.
Ribuan kilometer telah ditempuh, James dan Anna menargetkan bisa sampai Sidney pertengahan April 2014. Sampai Kulonprogo rencananya James dan Anna akan melanjutkan perjalanannya ke Timur melintasi Solo, kemudian Bromo, Bali, Lombok, NTB, NTT, dan Timor Leste. Sampainya di sana, keduanya berencana nyebrang ke Australia menggunakan pesawat terbang.
“Nanti dari Darwin melanjutkan perjalanan hingga Sidney. Perjalanan ini akan kami masukkan dalam website dan buku,” ujar James.
Awalnya, ketika James dan Anna hendak memasuki wilayah Indonesia, dia khawaitr mengingat informasi yang berkembang di Inggris jika masuk Indonesia akan menemukan kesulitan. Seperti mulai dari keimigrasian sampai bahaya dalam perjalanan.
Namun, James yang merupakan pria Australia ini tidak menemukan kesulitan itu. Bahkan bersama Anna yang merupakan wanita asal Polandia itu merasa nyaman saat tiba di Indonesia.
“Kami terkesan dengan Indonesia. Kunci untuk menikmati perjalanan adalah menentukan tempat perjalanan dari satu kota ke kota lainnya. Jangan melihat keseluruhan perjalanan yang akan dilewati, karena akan terkesan tidak mungkin dilalui,” kata Anna.
Satu hal unik dari penampilan James selama perjalanannya itu. Selama keliling dunia, pria berusia 28 tahun itu sengaja menumbuhkan jenggotnya. Padahal ketika baru memulai perjalanan, ia sama sekali tidak memiliki jenggot yang panjang. Ia menyatakan akan kembali tak berjenggot ketika sampai di Sidney.
Rosalia Setiawati senang WRC bisa menjadi salah satu tempat transit James dan Anna. Dalam pertemuannya itu, bahkan mereka ingin mengembangkan kerjasama seperti animal keeper dan beberapa kerjasama yang saling menguntungkan. (*/iwa)

Breaking News