Amiruddin Bagas Kaffa dan Amiruddin Bagus Kaffi mendadak menjadi selebritis sejak sukses membawa Timnas Indonesia memenangi Piala AFF 2018 U-16. Sabtu (19/8) keduanya berbaur dengan ratusan siswa SD untuk memberikan coaching clinic.

FRIETQI SURYAWAN, Magelang

Pesta olahraga Asian Games 2018 telah dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhir pekan lalu (19/8). Berbagai cara dilakukan pemerintah demi sukses pesta olahraga empat tahunan itu. Masyarakat di berbagai daerah pun dilibatkan guna menghebohkan perhelatan akbar itu.

Supaya gemerlapnya acara pembukaan Asian Games 2018 tak hanya menjadi milik warga Jakarta. Seperti penampilan para artis ibu kota, hingga aksi Presiden Jokowi naik moge di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang ramai dibicarakan netizen Korea. Itu di Jakarta. Lantas bagaimana daerah menyemarakkan Asian Games 2018? Kesemarakan opening ceremony Asian Games 2018 juga terasa di halaman SD Muhammadiyah Satu Alternatif (Mutual) Kota Magelang. Apalagi si kembar Amiruddin Bagas Kaffa dan Amiruddin Bagus Kaffi ikut ambil bagian di acara itu. Ya, pamor dua pesepakbola remaja itu memang kian bersinar. Si kembar dihadirkan untuk memberi motivasi kepada para siswa. Mereka berbagi tips sukses menembus laga internasional, hingga melakukan coaching clinic sepak bola. Kemeriahan acara didukung ratusan siswa yang membawa bendera, pita, dan stiker merah putih. Tak kurang 997 siswa berkumpul sebelum Bagas-Bagus datang di lokasi acara. Mereka juga menyerukan yelyel penuh semangat. Dan viking clap.

Kehebohan sudah terasa di sekolah yang dipimpin Mustaqim itu. Sebelum dua penggawa Garuda Asia datang, para siswa menyiapkan tulisan dan puisi. Tak sedikit pula yang menyiapkan alat tulis dan media untuk dimintakan tanda tangan Bagas-Bagus. “Sebelum masuk Timnas saya harus mengikuti beberapa kali seleksi. Setelah lolos terus berlatih bersama tim,” tutur Bagus yang disambut aplaus ratusan siswa. “Adik-adik yang ingin menjadi pemain sepak bola harus rajin berlatih dan tidak mudah putus asa,” sambungnya.
Bagas-Bagus juga mengajak para siswa mendukung gelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Keduanya pun mendukung penuh atlet-atlet Indonesia yang berlaga demi nama baik bangsa ini. Terutama atlet di cabang sepak bola. “Di sepak bola saya yakin Timnas Indonesia bisa memberikan hasil terbaik, bahkan juara,” ujar Bagas.
Menurut pengagum Stevano Lilipaly dan Putu Gede itu, materi pemain bola Indonesia yang berlaga di Asian Games bagus-bagus. “Rata-rata mereka bermain di Liga 1 Indonesia dengan jam terbang tinggi,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu Bagas-Bagus juga menunjukkan kebolehan mereka dalam jugling.

Sejak kedagangan Bagas-Bagus tampak seorang siswa ngotot ingin menyalami si kembar. Davina Najwa Anjani, nama anak itu. “Saya suka Kak Bagas dan Kak Bagus sejak mereka main di Piala AFF,” ungkap Davina serata mengaku telah menyiapkan puisi untuk Bagas-Bagus. “Tapi ada yang merebut (kertas bertuliskan puisi, Red). Padahal saya ingin puisi itu dibawa Kak Bagas dan Kak Bagus, meski belum saya bacakan,” katanya.

Pihak SD Mutual sengaja menggelar acara ini demi mengenalkan Asian Games kepada para siswa. Sekaligus doa bersama demi kesuksesan para atlet Indonesia yang berlaga. “Supaya Indonesia meraih hasil terbaik,” kata Mustaqim. (yog/mg1)

Boks