RADAR JOGJA – PHRI DIJ mencatat selama liburan panjang kali ini tingkat keterisian kamar hotel di DIJ. mencapai 90 persen. Tapi tidak dengan Grand Quality Hotel Jogja yang masih tutup. Tak ingin tempat bekerjanya lama tutup, para pegawai pun menyatakan siap bekerja keras asal hotel kembali beroperasi.

Puluhan karyawan dan mantan karyawan Grand Quality (GQ) Hotel berkumpul di depan hotel pada Minggu (1/11). Mereka menggelar spanduk, meneriakkan yel-yel hingga berdoa bersama. Tujuan mereka supaya GQ Hotel Jogja kembali beroperasi dan mereka bisa kembali bekerja. “Hotel-hotel di sebelah sudah banyak yang buka, harapannya GQ Hotel juga bisa kembali buka,” ujar Ketua Serikat Pekerja GQ Hotel Jogja Ahmad Masruhan.

Mereka pun membawa berbagai poster dan spanduk. Di antaranya, “Aksi Simpatik Mendukung GQ Hotel Kembali Beroperasi, “Siap Kerja Keras, Kami Rindu Melayani Tamu Hotel Tercinta”, atau “Ayo Buka Kembali Sawah Ladang Kita”.

Ahmad mengaku, kondisi di GQ Hotel Jogja yang tidak menentu ini mempengaruhi kehidupan para karyawan. Dia menyebut, hotel sudah berhenti beroperasi sejak 2 April 2020. Hampir delapan bulan. Selama itu pula kondisi para karyawan tidak jelas. Dimulai dari merumahkan para pekerja kontrak. Kemudian juga para karyawan tetap yang dirumahkan. “Terus ada memo dari perusahaan untuk karyawan yang usianya di atas 45 tahun untuk mengajukan pensiun dini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, status mereka pun tidak jelas. Termasuk saat hendak mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan keuangan dari pemerintah. Sebagai syaratnya adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Tapi ternyata iuran BPJS Ketenagakerjaan sudah tidak dibayarkan sejak Maret. Padahal, lanjut dia, kini para karyawan sudah tidak memiliki pendapatan tetap sejak dirumahkan. “Untuk menyambung hidup ya dengan jadi ojek online atau jualan, apapun yang penting bisa untuk hidup,” tuturnya.

Ketua Federasi Buruh Indonesia Sleman Wardoyo menambahkan, aksi ini untuk meminta kejelasan status para karyawan. Apalagi selama ini mereka dirumahkan tanpa status yang jelas. Dia juga meminta ada kejelasan terkait operasional hotel. “Sekarang sudah new normal, beberapa hotel sudah beroperasi, kenapa GQ Hotel belum beroperasi,” katanya setengah bertanya.Sementara itu manajemen GQ Hotel Jogja, ketika dikonfirmasi belum mau menanggapi aksi para karyawannya. (mg/pra)

Bisnis