RADAR JOGJA – Sukses di Jogja, start-up layanan panggilan sesuai pesanan (on demand service) di bidang bengkel dan cuci kendaraan, Hepicar,  menambah jangkauan layanannya. Perusahaan yang sejak April 2020 ini menambah jangkauan di area Solo dan Semarang.

“Di tengah situasi pandemi ekspansi tetap kami lakukan, sesuai jadwal,” kata Ceo Hepicar Nurhidayanto dalam rilisnya, Senin (22/6).

Nurhidayanto menyebut, ada lima kesiapan Hepicar. Mulai dari enam bulan riset dan persiapan operasi di kedua area baru Solo dan Semarang. Berkat dukungan modal dari seed investor, beberapa kemajuan signifikan telah dicapai Hepicar dalam memasuki pasarnya sejak relaunching Mei 2019 lalu.

Inilah yang membentuk telah tervalidasinya sistem on demand service. Hepicar telah memiliki 12 SOP yang berfungsi secara efektif untuk menjalankan operasi, dengan lebih dari 800 mitra Spesialis yang telah terdaftar.

“Saat ini sistem operasi Hepicar sudah efektif melayani lebih 70.000 penggunanya melalui saluran aplikasi Android, iOS, web dan email,” jelas Nurhidayanto.

Selain itu, Hepicar telah memvalidasi model bisnisnya. Pola revenue stream sebagai bagian penting dari kesehatan bisnisnya telah dipahami dengan baik selama beroperasi 2019.

“Dengan setiap hari melayani pengguna, kami memahami bagaimana pola penumbuhan GMV, bagaimana mengumpulkan pendapatan dan bagaimana menggandakannya,” jelas dia.

Selama masa pandemi pun, layanan panggilan perbaikan dan perawatan kendaraan semakin meningkat. Tidak perlu repot datang dan antri ke bengkel, semua layanan tersebut bisa didatangkan kemana pun dan kapan pun.

Keuntungan menggunakan jasa Hepicar untuk melakukan cuci atau perbaikan kendaraan adalah turut meminimalisir kontak dengan orang banyak. Di Semarang dan Solo pun, banyak mitra yang antusias untuk bekerja sama dengan Hepicar.

“Kondisi yang penuh pembatasan yang didukung meningkatnya literasi digital masyarakat, membuat banyak mitra mantap untuk bergabung dengan Hepicar,” ungkapnya.
(*/naf)

Bisnis