RADAR JOGJA – Aset digital seperti bitcoin semakin berkembang seiring kemajuan teknologi informasi. Masyarakat di negara-negara maju sudah terbiasa menggunakannya untuk bertransaksi. Bahkan di negara-negara maju juga sudah ada ATM bitcoin. Misalnya di Jepang, 60 persen masyarakat di sana sudah bertransaksi di merchant-merchant tertentu menggunakan bitcoin. Hal tersebut dijelaskan oleh narasumber seminar bisnis Inacoin Business Opportunity, Nurlaini Tolib, Minggu (22/9), di salah satu hotel di kawasan Timoho, Jogja.

“Inilah poin penting aset digital Inacoin. Insyaallah ke depan bisa dikonversi juga dengan mata uang digital yang lain,” ujarnya.

Nurlaini menambahkan, penggunaan bitcoin semakin luas karena sudah bisa digunakan untuk transaksi pembelian mobil hinggakeperluan ibadah. Beberapa aset dari kepemilikan Inacoin pun dia rencanakan untuk membangun masjid dan umrah. Selain itu, aset digital menurutnya lebih mudah disimpan tanpa dibayang-bayangi kekhawatiran.

“Kalau kita menyimpan emas batangan atau uang di rumah, kita kadang-kadang ketakutan. Membawa uang ke luar negeri juga dibatasi regulasi tidak boleh lebih dari Rp 100 juta,” tuturnya. (sky/tif)

Bisnis