JOGJA –  Bagi Branch Manager JNE Jogjakarta Adi Subagyo slogan Connecting Happiness tak sekedar slogan perusahaan saja. Tapi harus mendarah daging pada setiap ksatria srikandi JNE dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Adi, berbagi adalah salah satu cara bersyukur atas pencapaian perusahaan hasil dari performa kerja tiap karyawan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap berbagai hal yang terjadi di masyarakat.

Wujud nyata dari budaya berbagi di JNE Jogjakarta adalah bakti sosial di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya. Salah satunya adalah memberikan bantuan air bersih bagi wilayah yang terdampak kekeringan di musim kemarau.

Rabu (24/7) lalu, JNE Jogjakarta memberikan bantuan air bersih bagi warga Dusun Gubar, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Sebanyak 50 tangki air bersih disalurkan ke beberapa dusun yang terdiri dari 10 RT dan dihuni 1093 jiwa.

Bantuan tersebut diterima oleh Plt Kepala Dusun Gubar Agus Kristanto yang didampingi Sumarjo yang merupakan sesepuh Dusun Gubar. Head Of Regional Jateng-DIJ Marsudi juga turut hadir dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh JNE Jogjakarta tersebut.

Adi menjelaskan, kegiatan ini tidak semata-mata program kerja tahunan. Ini salah satu upaya untuk terus menanamkan rasa syukur serta kepekaan karyawan JNE terhadap lingkungan sekitar.

”Saat terjun ke lapangan para ksatria dan srikandi JNE bisa melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan air di Dusun Gubar ini, sehingga mereka harus sigap dalam meresponnya dengan bergotong royong memberikan bantuan,” jelas Adi.

Selain air bersih, JNE Jogjakarta juga memberikan 50 paket sembako bagi warga kurang mampu, janda dan lansia di dusun ini. Kemudian di lain kesempatan tapi masih pada minggu yang sama, JNE Jogjakarta bekerja sama dengan Polsek Umbulharjo menyelenggarakan Gaspol (Gerakan Sedekah Polsek Umbulharjo), Jumat (26/7).

Bertepatan dengan Jumat berkah, Kapolsek Umbulharjo Kompol Alaal Prasetyo, Sik. hadir secara khusus bersama manajemen JNE untuk menyerahkan bantuan kepada dua lansia kurang mampu yang merupakan janda lansia, yaitu Ngatiyem dan Rukiyah di Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo.

Gagasan Gaspol ini muncul dari Polsek Umbulharjo dengan memberdayakan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang bertugas di masing-masing kelurahan, sehingga mereka mengetahu betul kondisi di lapangan. (sce/ila)

Bisnis