BANTUL- Matchamu, yang dikenal sebagai teh seremonial premium, opening House of Matchamu di Bangunjiwo, Selasa (9/4). House of Matchamu yang diresmikan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), Triawan Munaf ini, merupakan tempat diproduksinya Matchamu, yakni teh hijau bubuk.

Owner Matchamu, Lintang Wuriantari mengatakan, meski saat ini baru melakukan opening, namun Matchamu sudah dipasarkan di toko-toko retail seluruh Indonesia. “Dalam sehari, kami bisa memproduksi hingga 90 ribu sachet,” katanya.

Lintang menyebutkan, berbeda dengan teh hijau bubuk pada umumnya, Matchamu menggunakan teh terbaik tanpa essens, perasa artifisial atau tambahan pewarna. “Gula yang kami gunakan adalah gula non rafinasi dari Jogja,” ujarnya.

Dijelaskan, pada 2016, Matchamu berhasil menelurkan dua prototype retailnya, Matchamu Latte dan Hojicha Latte. Dari situ, Matchamu menggenggam kemenangan dalam kompetisi Food Start-up Indonesia, program dampingan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, yang membuka jalan Matchamu hingga eksis hingga hari ini.

Pada 2018, Matchamu juga bergabung di Accelerice Indonesia untuk menempatkan diri di next level distribution, marketing, dan networking. Berbagai kolaborasi dilakukan Matchamu dengan rekan-rekan yang hebat di CRP Groups, OTW Groups, Co-Creation with Indolakto hingga menembus pasar nasional bersama Indomarco.

Lintang juga membuka wisata House of Matchamu untuk masyarakat umum, dengan membuat appointment terlebih dahulu. Dalam wisata itu, pengunjung diajak untuk mengenal tentang beragam teh termasuk teh hijau, alat-alat tradisional dalam proses pembuatannya, sejarah Matchamu, hingga mesin-mesin besar untuk mengolah produk Matchamu.

MeskiLintang memberikan teh berkualitas asli dari Jepang, harga yang ditawarkan masih cukup terjangkau. Dalam satu pak Matchamu Latte berisi 3 sachet dibanderol Rp 14.600.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengungkapkan, usaha keras Lintang dan timnya untuk sampai ke titik sekarang ini, tidaklah mudah. “Dia melewati pertarungan dan tantangan yang tidak ringan. Namun akhirnya bisa membuktikan,“ ujarnya.
Triawan Munaf berharap, ke depan banyak mahasiswa dari universitas-universitas seluruh Indonesia berkunjung ke House of Matchamu untuk belajar, serta bisa memberikan inspirasi bagi banyak orang. (ita/jko/mg3)

Bisnis