RADARJOGJA.CO.ID – Workshop standardisasi layanan bagi pengurus wirawisata Goa Pindul dan workshop standardisasi layanan homestay bagi pengurus Desa Wisata Pentingsari sukses digelar PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

“Sebelumnya diadakan workshop standardisasi layanan bagi pengurus wirawisata Goa Pindul, BCA memberikan workshop standardisasi layanan homestay bagi pengurus Desa Wisata Pentingsari,” kata Executive Vice President Corporate Social Responsibility (EVP CSR) BCA Inge Setiawati, Sabtu (19/8).

Didampingi Senior Adviser Pengembangan CSR BCA Sapto Rachmadi dan Kepala BCA KCU Jogjakarta Saswito Tjoe, Inge meneruskan, kedua workshop digelar agar Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Pentingsari memiliki pedoman dalam menghadirkan pelayanan yang unggul pada wisatawan.

“Wirawisata Goa Pindul dengan keindahan stalagtit dan stalagmit yang berumur ratusan tahun mampu mendatangkan 3 juta wisatawan setiap tahun. Pendapatan yang dicapai Rp 5 miliar. Desa Wisata Pentingsari juga digemari dengan keunggulan wisata alam dan budaya yang menjunjung tinggi kearifan lokal. Saat ini, desa ini memperoleh pendapatan Rp 2 miliar per tahun,” paparnya.

Dengan adanya workshop standardisasi layanan tersebut, menjadi bukti kepedulian BCA untuk Memberi Lebih Baik pada masyarakat. BCA melihat Jogjakarta memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi DIJ didukung beragam destinasi unggulan yang menarik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

BCA ingin menjadi bagian dari upaya untuk terus mendorong dan mendampingi Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Pentingsari, sehingga mampu memaksimalkan potensinya sebagai destinasi unggulan.

Ditegaskan Inge, sebagai desa wisata binaan di bawah naungan Bakti BCA, BCA mengadakan serangkaian kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Adapun orientasinya adalah kualitas pelayanan yang unggul bagi wisatawan.

“Demi pengembangan pelayanan prima, BCA melaksanakan beberapa inisiatif. Di antaranya, pelatihan layanan prima, pelatihan marketing online, pelatihan leadership, dan pelatihan team building bagi pengurus Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Pentingsari,” katanya.

Kepala BCA KCU Jogjakarta Saswito Tjoe menegaskan, Jogjakarta masih jadi magnet tujuan wisata favorit. Baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Selama libur Lebaran lalu, tingkat kunjungan wisatawan ke DIJ naik 10 persen menjadi 2,8 juta dari sebelumnya 2,6 juta.

“Workshop standardisasi layanan diharapkan mampu berkontribusi menjadikan desa wisata binaan BCA sebagai desa wisata yang memiliki kualitas layanan prima sesuai mutu layanan BCA,” kata Saswito.(hes)

Bisnis