RADAR JOGJA.CO.ID – Pegiat koperasi di tanah air terus menunjukan eksistensinya. Salah satu koperasi yang mendapat sambutan positif dari masyarakat adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana. Koperasi yang berpusat di Semarang ini telah memiliki sebanyak 39 kantor Cabang di pulau jawa yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, DIJ, Jawa Barat, dan DKI.

“Setiap kantor cabang dipimpin oleh manajer yang sudah bersertifikasi dan berkompeten ahli dibidangnya,” kata Ketua Umum KSP Intidana, Budiman Gandhi dalam acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna KSP Intidana Tutup Buku Tahun 2016 di Hotel Santika Jogja, Sabtu (22/4).

RAT diikuti ratusan anggota dari 39 cabang, pengurus, dan pengawas KSP Intidana. Hadir pula dalam Kepala Dinas Koperasi dan Pertanian Kota Jogja, Lucy Irawati.

Budiman menambahkan, pengurus yang baru telah melakukan penataan organisasi. Berdasarkan rapat anggota, KSP Intidana menunjuk 5 orang sebagai pengurus. Keputusan ini diambil karena setiap devisi sudah ada manajernya. Selain itu, pihaknya membentuk audit internal dan melibatkan auditor independen eksternal.

Berkat dukungan semua pihak, pihaknya telah menyelesaikan berbagai masalah seperti penggajian pegawai, laporan keuangan, iuran BPJS karyawan, dan menyelesaikan pajak. “Jadi, masalah pajak sudah bersih,” jelas Budiman.

Perbaikan organisasi pun membuahkan hasil. Buktinya, KSP Intidana banyak menerima kunjungan dari koperasi lain dan pemerintah. Koperasi ini juga telah lolos pemeriksaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“KSP Intidana telah memperoleh nomor induk koperasi dari pemerintah. Ini bukti KSP Intidana telah diakui oleh pemerintah,” papar Budiman.

Ketua Panitia RAT 2016, Linda mengajak kepada seluruh anggota meneguhkan dan menjaga jati diri KSP Intidana sebagai koperasi.

“Menjadikan KSP Intidana sebagai penggerak ekonomi di tanah air,” kata Linda yang juga menjabat sebagai Devisi Pengembangan KSP Intidana. (mar/hes)

Bisnis