WAHYU METASARI/RADAR JOGJA
PRINCESS: Nissan tak hanya melakukan branding mobil andalannya, tetapi juga memamerkan hiasan bertemakan Barbie pada bodi mobil yang dipamerkan di Atrium Plaza Ambarrukmo
JOGJA – Menyambut musim liburan dan hari raya lebaran, PT Wahana Sumber Baru Jogja kem-bali menghadirkan inovasi terbaru berupa modifikasi produk Nissan. Kali ini dengan penggunaan sti-ker Barbie in Princess Power. Mengandeng brand kenamaan Barbie dan Plaza Ambarrukmo, strategi anyar yang dirancang dengan modal kreativitas ini di-harapkan mampu meningkatkan penjualan. Kepala Cabang Nissan Datsun Mlati Ngurah Sebudhie JR men-gatakan, khusus di bulan puasa ini, beberapa strategi telah di-siapkankan oleh Nissan. Salah satunya dengan mengadakan pameran bertajuk Barbie in Prin-cess Power, 11 Juni hingga 5 Juli 2015 yang digelar di Atrium Plaza Ambarrukmo. Dalam pameran kali ini, Nissan tak hanya melakukan branding mobil andalannya, tetapi juga memamerkan hiasan bertema-kan Barbie pada bodi mobil. “Ada dua varian yang diusung dalam pameran, Nissan March dan Nissan All New Xtrail,” ujar da-lam konferensi pers, Senin (15/6). Budhie, sapaannya, mengung-kapkan, sejak pertama kali pa-meran digelar, dua mobil ini lari manis diburu pelanggan. Hal ini dikarenakan segmentasi dari kedua varian ini memang segmented sekali. Misalnya saja Nissan March, mobil ini sengaja dirancang bagi para perempuan. “Secara Nasional, 60 hingga 70 persen pengguna adalah perem-puan. Terdiri dari kalangan ma-hasiswa dan ibu rumah tangga. Nissan March yang dipilih adalah kategori 1.500 cc dengan trans-misi automatic,” jelasnya.Berdasarkan data base yang dimiliki PT Wahana Sumber Baru Jogja, selama empat hari mengik-uti pameran dari 156 calon kon-sumen baru telah mendapatkan pesanan mobil sebanyak enam unit. Meliputi satu Nissan Ava-ra, empat Grand Livina, dan satu Nissan March. Bahkan dalam sehari, lanjut Budhie, setidaknya ada sekitar 50 sampai 60 orang berfoto di depan mobil. Kebanyakan yang selfie adalah mereka para perempuan dan anak. Diakuinya, tujuan da-lam pameran ini ada tiga, selain meningkatkan penjualan serta menyemarakkan musim liburan dan lebaran. “Juga meningkatkan pengunjung. Jadi meskipun me-reka hanya berforto ria ya kami welcome saja,” ujarnya. Budhie mengaku, langkah yang diambilnya tersebut bukan tanpa alasan, tetapi sebagai upaya untuk memperkenalkan produk secara lebih dalam kepada ma-syarakat. Ia menargetkan selama pameran, setidaknya ada 30 unit mobil terjual. (sce/met/ila/ong)

Bisnis