BKSBUMDSI Gandeng APKASI
JOGJA – Badan Kerjasama Badan Usaha Milik Daerah Seluruh Indonesia (BKSBUMDSI) mengadakan BUMD Expo 2014. Ini sebagai ajang bertemunya pengusaha lokal dan investor. Rencananya, acara tahunan tersebut digelar di JX Internasional Surabaya, 17-19 Desember mendatang.
BKSBUMDSI sukses menggandeng Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) sebagai mitra dalam mempertajam sasaran bisnis dan mempersiapkan diri menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Jalinan kerja sama dikukuhkan dalam penandatanganan perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, beberapa waktu lalu (4/9).
Ketua Umum BKSBUMDSI Arif Afandi mengatakan, target utama MoU adalah mewujudkan jaringan (networking) yang lebih global dalam expo nanti.
“Meningkatnya jaringan yang tak hanya berkutat di ranah lokal dan nasional. BUMD Expo diharapkan menjadi arena berkumpulnya pelaku bisnis dan investor dari luar negeri. Karena itu, kami menggandeng Apkasi untuk memperluas pasar bisnis tadi,” papar Arif Afandi, usai penandatanganan MoU .
Dengan masuknya investor, banyak keuntungan yang akan diraih BUMD.
“Harus melihatnya dari potensi progress secara fisik. Jika ada investor masuk, akan ada jalinan bisnis yang dibangun yang membuat penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan aset daerah, dan pembangunan prasarana secara fisik yang akan membuat daerah itu berbenah,” paparnya.
Apkasi berharap adanya kerja sama tersebut, target expo harus berkali-kali lipat dari penyelenggaraan sebelumnya.
Wakil ketua umum Apkasi Syaiful Illah mengatakan, BUMD dan BLUD berjumlah 1.000 lebih. Sebagai penggerak ekonomi daerah, mereka tidak boleh hanya “wait and see”. Apalagi, BUMD mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah daerah, tak kurang dari Rp 500 triliun.
Belum lagi didukung rencana pembuatan undang-undang BUMD yang draftnya sudah masuk DPR RI.
“BUMD berharap agar tidak dipolitisasi, melainkan berfokus pada sisi perekonomiannya,” katanya.(hes)

Bisnis