RADAR JOGJA - Mengunjungi Sanggar Seni Arsita di Bantul, Mengajarkan Seni kepada Anak-Anak
Kesenian pantomim mengajarkan banyak hal yang berguna dalam kehidupan. Terutama bagi anak-anak. Yang terbiasa meniru perilaku orang lainnya. Di Sanggar Seni Asrita hal itu jadi perhatian. Apa saja yang diajarkan?
RIZKY WAHYU, BANTUL, Radar Jogja
Alma siswa SDN Glagah, Kota Jogja terlihat pede saat diminta menirukan gerakan. Dengan ekspresi wajah yang kuat, dan tanpa suara, dia menirukan gerakan yang diminta. Aktivitas yang membuatnya tak canggung saat bertemu orang lain
Alma yang tinggal di Celeban, Tahunan, Umbulharjo mengaku ia sangat senang dengan belajar pantomime. Menurutnya seni pantomim ini bisa membuatnya percaya diri dan percaya dengan orang lain juga. "Dari belajar seni pantomim itu kan saya bertemu banyak orang, nah di situ saya bisa berinteraksi dan semakin pede," jelasnya, belum lama ini.
Peserta yang lain Kei anak yang tinggal di Miliran Umbulharjo Jogja ini juga mengaku senang belajar di Sanggar Seni Asrita. Karena, ia bisa belajar banyak hal dan itu merupakan bekal untuk pondasi ke depan untuk mengetahui bakatnya. "Supaya ke depan saya tidak hanya menjadi pengikut saja namun saya juga mampu menjadi kreator seni yang mencipta dan berekspresi susuai apa yang saya inginkan dan diinginkan untuk kepentingan orang lain," tukasnya.
Peserta didik yang belajar pantomim di Sanggar Seni Asrita mulai dari umur kelas satu SD. Bahkan ada yang sudah duduk di bangku SMK. Anak-anak tersebut ada yang dari warga sekitar dan kadang ada orang dari daerah lain.
Pantomim sendiri merupakan seni gerak. Untuk menggambarkan atau memvisualkan sebuah peristiwa imajiner yang ada dipikiran dan perasaan. Untuk dilihat oleh orang lain dalam bentuk seni pertunjukan.
Sanggar Seni Asrita yang berada di daerah Bantul, Jogjakarta ini bergerak dan menggeluti seni pantomim untuk anak-anak. Pemilik Sanggar yang juga seorang seniman pantomim Asita Kaladewa mengatakan, alasannya mendirikan Sanggar Asrita tersebut, supaya pantomim dekat dengan anak-anak. "Karena dengan seni atau kesenian dapat membangun dasar-dasar perilaku disiplin, attitude, dan kejujuran," ujarnya.
Asita mendirikan sanggarnya pada 23 November 2019. Sejak awal Asita memang niat untuk melatih seni pantomime kepada anak-anak. “Karena menurutnya anak-anak itu adalah calon penerus bangsa dan memiliki cita-cita yang mulia. "Harapannya mereka bisa mengolah kreativitas, imajinasi, percaya diri, bekerjasama dengan orang lain, disiplin mempunyai attitude yang bagus, serta anak tersebut bisa lebih terbuka," tuturnya.
Asita menambahkan, seni pantomim itu sangat berpengaruh terhadap tumbuhnya pendidikan terhadap anak. Karena basic dari pantomim itu sendiri adalah mimesis atau meniru. Jadi anak-anak tersebut pasti akan meniru atau mencontoh orang lain di lingkungan sekitar dengan hal-hal baiknya."Banyak pelajaran yang bisa dipetik oleh anak untuk menjalani kehidupan ke depan bersama banyak orang di ke depannya," ungkapnya. (pra)
Editor : Editor Content