BANTUL - Agen bus di Terminal Palbapang mengeluhkan menurunnya jumlah penumpang bus jarak jauh saat libur Lebaran tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.
Pemilik Agen Bus Murni Jaya di Terminal Palbapang Sulton Abdul, 46, mengatakan, jumlah penumpang per hari mengalami penurunan. Tahun lalu, penumpang dari Terminal Palbapang bisa mencapai sekitar 50 orang per hari saat arus balik.
“Tapi untuk tahun ini ya sekitar cuma 30-an per harinya,” katanya saat ditemui di Terminal Palbapang Selasa (24/3).
Ia menilai penurunan jumlah penumpang kemungkinan dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi. "Terus ada juga yang nyewa bus wisata sendiri. Itu kemungkinan bisa menyebabkan penurunan penumpang ke agen-agen,” ungkapnya.
Puncak arus balik diperkirakan mulai ramai pada 24 hingga 28 Maret. Hal itu berkaitan dengan jadwal masuk kerja dan sekolah yang dimulai kembali pada Senin 30 Maret.
Menurutnya, mayoritas penumpang memilih berangkat pada 28 Maret. Hal ini karena mereka berencana tiba pada 29 Maret dan menghindari kemacetan serta kelelahan saat perjalanan.
Penumpang paling banyak yang membeli tiket ke agennya didominasi tujuan ke Tangerang. Namun, ia tetap melayani penumpang dari Jabodetabek dan Banten.
Sementara itu, harga tiket untuk tujuan Jabodetabek dan Banten bersifat fluktuatif mengikuti tanggal keberangkatan. Pada puncak arus balik, tarif mencapai Rp 420 ribu, khususnya pada periode 24 hingga 29 Maret, sebelum kembali menurun secara bertahap.
“Untuk pemesanan tiket sudah ada. Paling banyak di tanggal 24 hari ini sama tanggal 28. Tanggal 25 sudah turun,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap jumlah penumpang masih bisa meningkat dalam beberapa hari ke depan. “Harapannya ramai terus. Mudah-mudahan mungkin saat ini baru tanggal 24, mungkin penumpang belum pesan juga bisa,” katanya.
Sementara itu, Jasa Pelaksana Pengelola Terminal Palbapang Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Dedi Setiyawan mengakui, dengan jumlah empat agen bus jarak jauh di Terminal Palbapang yakni Sinar Kaya, Murni Kaya, Agra Mas, dan Sumber Alam memang terdapat penurunan jumlah penumpang dibanding Lebaran tahun lalu. "Iya rata-rata memang satu agen 30-an perharinya sekarang," katanya.
Ia mengatakan penurunan dikarenakan tarif tiket bus saat libur Lebaran bisa mencapai dua kali lipat dibanding hari biasa. Selain itu, banyak orang lebih memilih moda transportasi lain seperti kereta maupun menggunakan mobil pribadi saat mudik Lebaran. (cin/laz)