BANTUL - Sampah selama periode libur Lebaran diprediksi akan melonjak delapan persen per hari. Yakni menyentuh 115 ton per hari. Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul menyiagakan hingga 120 personel pada 18-24 Maret.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, jumlah tersebut akan dibagi menjadi beberapa tim. Tim pertama berisi 10 orang akan melakukan pembersihan area publik. Sedangkan sisanya, bertugas sebagai pengangkut sampah. Total armada yang diterjunkan mencapai 29 dump truck.
Baca Juga: Libur Panjang Lebar 2026, Dinpar Kulon Progo Targetkan 100 Ribu Wisatawan Berkunjung
"Kami juga mengoptimalkan operasional TPST Modalan, TPST Argodadi, TPS3R Sokowaten, dan Banguntapan," jelasnya Minggu (15/3).
Selain itu, pihaknya akan menyiapkan satu tim reaksi cepat agar dapat memangkas atau menebang pohon sebanyak 14 orang. Menyasar area publik, kompleks perkantoran pemkab, taman, dan jalan protokol. Tim ini juga akan berkoordinasi dengan BPBD Bantul untuk mengatasi adanya kondisi kedaruratan.
Sementara itu, Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan (UPT) Pantai Parangtritis Suranto mengatakan, memang saat libur Lebaran setiap tahunnya pasti ada peningkatan jumlah sampah di Pantai Parangtritis hingga Depok. Sebab, kunjungan wisatawan meningkat.
"Sampah di hari biasa empat sampai lima ton, di libur Lebaran saya prediksi sampai enam ton," katanya.
Mengantisipasi peningkatan volume sampah ini, akan disiagakan 21 petugas kebersihan. Mereka akan bertugas bahkan saat selesai salat Id. "Karena kan pasti ada banyak pengunjung otomatis membawa sampah yang banyak," katanya.
Selain itu, pihaknya akan mengoptimalkan empat kendaraan pengangkut sampah saat libur Lebaran. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita