BANTUL - Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akibat kenakalan remaja selama Ramadan, Kalurahan Panggungharjo melakukan pemantauan mercon Minggu (8/3). Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimkap Sewon, relawan, serta masyarakat setempat.
Bhabinkamtibmas Kalurahan Panggungharjo Aipda Mulyadi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan merespons keluhan warga terkait kebisingan petasan yang kerap muncul saat Ramadan. “Jadi masyarakat merasa terganggu dari kebisingan petasan pada nelpon. Kalurahan, kepolisian, sampai kecamatan pun ada yang ditelpon kalau sering terjadi petasan itu,” ungkapnya Senin (9/3).
Dari hasil pemantauan yang dilakukan di wilayah Panggungharjo, pihaknya tidak menemukan petasan berukuran besar. Hanya ditemukan beberapa petasan kecil. “Yang kecil-kecil itu mercon lombok. Paling cuma lima renteng atau empat renteng,” bebernya.
Petasan kecil yang ditemukan tersebut kemudian dikumpulkan oleh petugas jaga warga dan dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam air.
Selain di Panggungharjo, pemantauan petasan juga dilakukan di Timbuharjo, Bangunharjo, dan kalurahan lain. Rencananya, operasi petasan akan dilakukan setiap hari Minggu selama Ramadan. Tujuan menciptakan suasana lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. “Tidak ada suara-suara kebisingan, itu harapan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Panggungharjo Ari Suryanto mengatakan, tujuan dengan adanya kegiatan ini juga untuk mengantisipasi tawuran remaja lewat perang sarung. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita