Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Usai Rampung, Pemanfaatan KNMP Poncosari Tertahan Skema Kerja Sama Nelayan: Pengelola Masih Mematangkan Pengelolaan Sentra kuliner

Cintia Yuliani • Kamis, 29 Januari 2026 | 20:05 WIB

 

KUNJUNGAN: Menteri Perikanan dan Kalautan RI melakukan kunjungan ke KNMP Poncosari untuk mematangkan kerja sama dengan nelayan.
KUNJUNGAN: Menteri Perikanan dan Kalautan RI melakukan kunjungan ke KNMP Poncosari untuk mematangkan kerja sama dengan nelayan.

BANTUL - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari telah rampung 100 persen, namun hingga kini belum bisa dimanfaatkan.

Pengelola masih mematangkan skema kerja sama dengan nelayan, terutama terkait pengelolaan sentra kuliner serta pemanfaatan kapal dan mesin, sambil menunggu proses serah terima resmi.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Poncosari Paijan mengatakan, salah satu fokus utama saat ini adalah pengelolaan sentra kuliner.

Sentra tersebut terdiri dari empat bangunan dengan total delapan pintu. Dalam musyawarah sebelumnya, tercatat sebanyak 12 orang berminat mengisi sentra kuliner.

“Karena peminatnya 12 orang dan tidak ada yang mau mengalah, akhirnya kami buatkan sistem kelompok. Jadi satu bangunan diisi tiga orang, tiga orang, dalam bentuk rombongan atau kelompok,” katanya Kamis (29/1/2026). 

Dengan skema tersebut, pengelolaan sentra kuliner dinyatakan telah selesai dan tidak lagi menjadi kendala.

Selanjutnya, pihaknya mulai merancang kerja sama pemanfaatan kapal dan mesin untuk kegiatan melaut.

Meski telah melakukan musyawarah awal dengan nelayan, namun kerja sama tersebut nantinya akan diformalkan melalui pertemuan resmi dan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).

“Secara gambaran sudah ada hasil musyawarah dengan nelayan, tapi nanti akan kami kumpulkan lagi untuk dirumuskan dalam bentuk MoU. Bentuknya kerja sama bagi hasil dengan nelayan,” jelasnya.

KDMP Poncosari saat ini memiliki 10 unit kapal dan 30 mesin. Rencananya, sebanyak 10 mesin akan dipaketkan dengan kapal beserta jaring.

Sementara 20 mesin lainnya akan ditawarkan kepada nelayan untuk kerja sama atau sistem bagi hasil, tergantung hasil musyawarah antara pengurus koperasi dan nelayan.

“Jumlah nelayan yang sudah masuk sebagai anggota koperasi ada 74 orang. Kebetulan sebagian nelayan sudah punya kapal sendiri, yang biasanya sudah ada juragan atau pemiliknya. Jadi 10 kapal ini sifatnya hanya tambahan,” terangnya.

 Baca Juga: BKAD Gunungkidul Bantah Kebocoran PAD: Berizin atau Tidak, Aktivitas Usaha Tetap Ditarik Pajak!

Dalam operasionalnya, satu kapal biasanya dioperasikan oleh dua orang, yakni satu orang sebagai tekong atau sopir kapal dan satu lainnya sebagai tenaga.

Selain sentra kuliner, KNMP Poncosari juga akan mengelola kios perbekalan. Kios ini nantinya menyediakan kebutuhan nelayan saat melaut, termasuk sembako dan alat tangkap.

Terdapat dua kios perbekalan yang akan dimanfaatkan langsung oleh pengelola.

“Kios perbekalan nanti harus ada yang menjaga, sehingga kami juga harus merekrut karyawan,” ucapnya.

 Baca Juga: Go Digital dengan Srikandi, Sekolah di Kota Magelang Mulai Tinggalkan Kertas

Ia menambahkan, sebelum serah terima resmi dilakukan, seluruh persiapan kerja sama diharapkan sudah selesai.

Selama ini, pihaknya juga kerap menghadiri pertemuan KUB nelayan untuk menyerap aspirasi terkait pola kerja sama.

Sementara itu, pembukaan resmi KNMP Poncosari masih menunggu kepastian waktu. Meski demikian, seluruh ruang telah diisi peralatan.

Di sentra kuliner, kursi telah tersedia, sementara kios perbekalan telah dilengkapi rak. Kantor KNMP juga sudah dilengkapi kursi dan televisi.

“Sebagian barang sudah kami drop di lokasi. Tinggal jaring, mesin perahu tempel, dan cool box yang masih ada di kalurahan,” ungkapnya.

Seluruh bantuan, lanjut dia, pada prinsipnya sudah diterima. Namun, pemanfaatan alat dan bangunan belum bisa dilakukan karena masih menunggu berita acara serah terima (BAST).

Sebelum itu, akan dilakukan pengecekan bangunan dan peralatan oleh pihak terkait.

Ia berharap keberadaan KNMP Poncosari benar-benar sesuai dengan tujuan awal pendiriannya, yakni meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Selain itu, lokasinya yang berdekatan dengan kawasan wisata Pantai Baru diharapkan mampu mendukung dan menambah daya tarik wisata di wilayah tersebut. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kerja sama #Kampung Nelayan Merah Putih #belum dimanfaatkan #Nelayan #KNMP Poncosari #KNMP #sentra kuliner