Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Majelis Sholawat Asyghil Kubro Idul Adha Kemarin

Khairul Ma'arif • Senin, 17 Juni 2024 | 01:52 WIB

 

KHUSYUK: Jemaah Majelis Sholawat Asyghil Kubro melaksanakan Salat Idul Adha, kemarin(16/6).
KHUSYUK: Jemaah Majelis Sholawat Asyghil Kubro melaksanakan Salat Idul Adha, kemarin(16/6).

RADAR JOGJA - Jemaah Majelis Sholawat Asyghil Kubro sudah melaksanakan Salat Idul Adha, Minggu (16/6). Mereka melaksanakan salat berjamaah di Halaman Parkir Harmoni, Parangtritis, Kretek, Bantul. Jemaah berasal dari Bantul bagian Selatan seperti, Kretek, Pundong, Bambanglipuro, dan sekitarnya.

Ketua Panitia Salat Idul Adha 1445 Hijriah Majelis Sholawat Asyghil Kubro Ibnu Alie mengatakan, mereka lebih dulu merayakan karena mengikuti rukyat atau isbat penduduk di Makkah. Jemaahnya berbagai kalangan masyarakat dengan berbeda-beda latar belakangnya. “Jadi apapun Makkah mulai kami mulai,” katanya.

Menurutnya, yang dimaksud rukyat global adalah tidak terbatas di Indonesia saja. Ketika di negara muslim di luar Indonesia sudah ada yang melihat rukyat itu berlaku untuk negeri lain. Sedangkan untuk rukyat di Indonesia dinilainya sebagai rukyat lokal.

Rukyat lokal itu dilakukan oleh wilayah masing-masing. Ketika tidak terlihat rukyatnya di wilayah tersebut berarti daerah tersebut tidak menetapkan satu Dzulhijah sehingga hari berikutnya.

Khatib Edy Subroto menyampaikan, Idul Adha merupakan momen persatuan umat. Idul Adha merupakan penjelasan kepada umat Islam dengan berbagai macam latar belakang mazhab dapat bersatu dalam momen ini. Persatuan ini yang menjadikan kekuatan bagi kaum muslimin di berbagai penjuru dunia.

Pria 41 tahun itu menegaskan, dengan kekuatan persatuan yang besar dapat memiliki kemampuan masalah-masalah yang terjadi. “Termasuk masalah internasional yaitu masalah penderitaan kaum Muslimin di Palestina,” tegasnya.

Baginya, seruan persatuan menjadi solusi bukan seruan nasionalisme. Edy menilai karena seruan nasionalisme menjadikan kaum Muslimin menjadi lemah bahkan untuk menyelesaikan agresi militer entitas zionis Yahudi. Dia berharap, ibadah yang dilangsungkan Majelis Sholawat Asyghil Kubro dapat diterima Allah SWT. (rul/din)

Editor : Satria Pradika
#parangtritis #idul adha #salat idul adha