Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sepuluh Sekolah di Bantul Sudah Diperbaiki Tahun Ini

Khairul Ma'arif • Selasa, 7 Mei 2024 | 15:25 WIB
Kepala Dindikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto. (Khairul Ma
Kepala Dindikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto. (Khairul Ma

RADAR JOGJA - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Bantul sudah melakukan perbaikan 10 sekolah tahun ini. Karena memasuki musim pancaroba, saat ini perbaikan akan menyasar sejumlah gedung sekolah yang dirasa rawan.

Kepala Dindikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto menyebut, ada 41 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan karena termakan usia. Mayoritas yang mengalami kerusakan tingkat sekolah dasar. "Rusak ringan (mayoritas, Red). Termasuk plafon yang perlu diganti, kayu-kayu yang perlu diganti, dan toilet-toilet yang perlu diperbaiki seperti itu," katanya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, secara umum masih dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun, memang untuk mengantisipasi kerusakan yang menimbulkan dampak negatif maka akan menjadi perhatian serius. 

Nugroho mengaku, sudah mempetakan untuk kondisi tersebut sehingga KBM dapat kondusif. Untuk kondisi ruang kelas yang rusak KBM nantinya akan berpindah ke ruang kelas yang lebih layak. Menurutnya, untuk 2024 anggaran di Dindikpora Bantul mencapai sekitar Rp 700 miliar. Tidak hanya digunakan untuk perbaikan, namun seluruh kegiatan sektor pendidikan. 

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menambahkan, sekolah-sekolah yang rusak perencanaanya belum jadi karena laporannya belum rampung. Namun, menurutnya dana untuk perbaikannya sudah tersedia melalui belanja tidak terduga. "Tahun ini pasti selesai," tegasnya. 

Setiap sekolah yang mengalami kerusakan harus melaporkan secara detail. Itu untuk menyusun rencana anggaran biaya (RAB) berdasarkan laporan sekolah bagian mana saja yang rusak.

Dia menyampaikan, perbaikannya akan menggunakan belanja tidak terduga yang akan dikeluarkan Pemkab Bantul. Itu karena kerusakan terhadap sekolah merupakan kejadian yang tidak direncanakan. Dengan begitu, gedung sekolah yang mengalami kerusakan akan dapat tertangani. (rul/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#Dindikpora Bantul