BANTUL - Pantai Parangtritis masih menjadi destinasi wisata favorit di Yogyakarta selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Bahkan, salah satu pantai di Kabupaten Bantul itu sudah dipadati wisatawan sejak hari pertama lebaran.
Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtritis Rohmad Riwanto mengatakan, dari catatan pihaknya kunjungan Pantai Parangtritis memang sudah terpantau naik sejak hari pertama Idul Fitri.
Adapun pada hari Rabu (10/4) kunjungan di Parangtritis tercatat mencapai 5.057 wisatawan.
Angka tersebut naik signifikan pada H+1 atau Kamis (11/4) dengan jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Parangtritis mencapai 15.037 wisatawan.
Kemudian pada hari H+2 atau Jumat (12/4) jumlah pelancong yang datang ke pantai selatan Jawa itu naik kembali menjadi 19.465 wisatawan.
“Kalau untuk hari ini (13/4) masih berjalan, kita tunggu sampai nanti malam,” ujar Rohmad saat dihubungi, Sabtu (13/4).
Dia mengungkapkan, kalau tumpukan kendaraan milik wisatawan yang mengantri masuk ke Pantai Parangtritis juga sudah diantisipasi.
Upayanya dilakukan dengan merekayasa pintu masuk atau penarikan retribusi hanya di TPR induk saja.
Sementara untuk jalur keluar kendaraan wisatawan diarahkan melewati Pantai Depok.
Rohmad menyatakan, untuk menghadapi musim libur lebaran tahun ini ini pengelola Pantai Parangtritis juga menambah jumlah personel penarik retribusi.
Bahkan, para petugas pun melakukan upaya jemput bola agar antrean kendaraan di TPR tidak sampai mengular.
“Penarik retribusi berjumlah 18 personil,” bebernya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengungkapkan, selama libur lebaran pihaknya menarget bisa menyentuh kunjungan sebanyak 250 ribu wisatawan.
Instansi tersebut pun optimis angka tersebut bisa tercapai jika melihat pengalaman di tahun sebelumnya.
Kwintarto menerangkan, kalau kunjungan wisatawan sebanyak itu akan dihitung mulai tanggal 11 hingga akhir bulan April mendatang.
Adapun untuk di tahun 2023 lalu pihaknya mencatat jumlah wisatawan yang datang ke Bantul dapat mencapai 218 ribu wisatawan.
“Biasanya kami memprediksi saat hari besar itu, kami bulatkan sampai akhir bulan,” ungkap mantan Camat Sewon ini. (inu)