Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Targetkan Survei MBG di Seluruh SD dan SMP Mulai Awal November

AZ
UJI COBA: Siswa saat mengantre untuk mendapatkan MBG dengan cara prasmanan. (Dokumentasi BGN DIY)
UJI COBA: Siswa saat mengantre untuk mendapatkan MBG dengan cara prasmanan. (Dokumentasi BGN DIY)

Advertisement

 

BANTUL – Pemkab Bantul menargetkan survei kepuasan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dilaksanakan pada awal bulan depan. Rencananya, survei tersebut menyasar seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) penerima program MBG di Bantul.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Hermawan Setiaji mengatakan, hingga sekarang pemkab masih menyelesaikan parameter atau indikator yang akan digunakan dalam survei.

Advertisement

"Masih finalisasi parameter," ujar Hermawan saat dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin (27/10).

Salah satu parameter yang disiapkan adalah ketepatan waktu kedatangan makanan. Indikator tersebut menjadi bagian dari upaya pemkab untuk mengetahui pelaksanaan program MBG di sekolah secara langsung.

Advertisement

Sebelumnya, Pemkab Bantul berencana melakukan survei untuk memetakan jumlah siswa yang tidak pernah menerima atau mengonsumsi MBG. Survei juga direncanakan untuk mengidentifikasi siswa yang secara permanen menolak makanan tersebut.

Data itu dibutuhkan untuk mengetahui kondisi nyata penerimaan MBG di sekolah. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi pemkab dalam menyampaikan masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Hermawan sebelumnya memperkirakan potensi makanan yang tidak termanfaatkan bisa mencapai ribuan porsi apabila setiap sekolah memiliki siswa yang secara permanen tidak mengambil MBG.

Ia melanjutkan, Bantul memiliki sekitar 360 SD dan 400 SMP. Jika setiap sekolah terdapat sedikitnya 10 siswa yang secara permanen tidak mengambil makanan, jumlah porsi yang berpotensi tidak termanfaatkan diperkirakan mencapai sekitar 4.000 porsi.

Persoalan tersebut mencuat di tengah kebijakan penerimaan MBG di sekolah negeri yang pernah disampaikan Kepala BGN Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI. Saat itu, Sudaryono menyatakan sekolah negeri yang menerima program MBG pada prinsipnya harus menerima makanan untuk seluruh siswa.

Advertisement
Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinilai Efektif Tekan Sisa Makanan, Uji Coba MBG Prasmanan di DIY Dapat Respons Positif

Dinilai Efektif Tekan Sisa Makanan, Uji Coba MBG Prasmanan di DIY Dapat Respons Positif

BGN DIY menilai uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) sistem prasmanan di Kulon Progo dan Sleman berjalan baik. Perluasan sistem masih menunggu evaluasi dan arahan dari BGN pusat.

Pemkab Bantul Usulkan MBG Prasmanan Satu Sekolah Dilayani Satu SPPG

Pemkab Bantul Usulkan MBG Prasmanan Satu Sekolah Dilayani Satu SPPG

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengusulkan uji coba sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan skema satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melayani satu sekolah. Skema ini diharapkan ...

Masih Trauma! SDN 1 Sumberagung Belum Bersedia Terima MBG Pascakeracunan Siswa dan Tendik

Masih Trauma! SDN 1 Sumberagung Belum Bersedia Terima MBG Pascakeracunan Siswa dan Tendik

SDN 1 Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, belum bersedia menerima tawaran Pemkab Bantul terkait program makan bergizi gratis (MBG). Hal ini seiring para wali murid menolak setelah mereka trauma karena ..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer