Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengular hingga ke Jalan, Pengendara Lelah Hadapi Antrean SPBU di Bantul: Begini Keluhannya!

A
Penulis: Aris Romadhon❯
MENGULAR: Antrean kendaraan di SPBU Sewon, Bantul, yang meluber hingga ke jalan dikeluhkan para pengendara. Aris Romadhon/Radar Jogja
MENGULAR: Antrean kendaraan di SPBU Sewon, Bantul, yang meluber hingga ke jalan dikeluhkan para pengendara. Aris Romadhon/Radar Jogja

Advertisement

BANTUL - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Jogja membuat pengendara harus berdiri lebih lama di atas kendaraan. Ditambah waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat setelah bekerja atau mempersiapkan aktivitas justru habis untuk menunggu giliran mengisi bensin.

Kondisi tersebut dirasakan oleh Yudhi Nur, pegawai swasta yang setiap hari harus menempuh perjalanan dari rumahnya dari Bangunjiwo Bantul menuju tempat kerjanya di Maguwoharjo.

Bagi Yudhi, antrean BBM yang mengular menjadi persoalan tersendiri setelah seharian bekerja. Setibanya di SPBU, ia masih harus menghabiskan waktu untuk menunggu kendaraan di depannya sebelum bisa mengisi BBM.

Saat ditemui di SPBU Sewon, Yudhi mengaku kondisi tersebut membuatnya lelah. Terlebih, antrean terkadang memanjang hingga ke jalan sehingga pengendara harus menunggu dalam waktu yang lebih lama.

Meski keberatan, Yudhi mengatakan dirinya tidak memiliki banyak pilihan. Ia tetap harus mengikuti antrean karena membutuhkan BBM untuk perjalanan pulang maupun berangkat kerja.

Advertisement

"Kalau mau beli Pertamax eman, udah bayar kecil harus beli Pertamax," keluh Yudhi sambil mengantre di SPBU Sewon, Senin (28/9/2026).

Persoalan waktu juga dirasakan Yudhi ketika mengisi BBM pada pagi hari. Antrean panjang membuatnya harus memperhitungkan waktu perjalanan lebih ketat karena ada risiko terlambat tiba di kantor.

"Kalau pagi mau ngisi juga kadang antreannya panjang. Takut terlambat masuk kantor, serba salah jadinya,” ujarnya.

Menurut Yudhi, kondisi tersebut semestinya dapat diantisipasi melalui pengaturan jalur pengisian BBM. Ia mempertanyakan mengapa jalur untuk Pertalite di sejumlah SPBU terkadang hanya dibuka satu atau dua jalur, sementara jalur lainnya masih ada yang sepi.

Ia berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian dan solusi. Menurutnya, keluhan seperti yang ia rasakan kemungkinan juga dialami pengendara lain. "Mungkin banyak ya keresahan seperti saya ini, cuma tidak tersampaikan saja," tambahnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

IRS 2026 Piala Bupati Bantul, Pintu Masuk Atlet Muda Menuju Ajang Internasional

IRS 2026 Piala Bupati Bantul, Pintu Masuk Atlet Muda Menuju Ajang Internasional

Ajang Indonesia Roller Speed (IRS) yang memperebutkan Piala Bupati Bantul 2026 tak hanya menjadi ajang adu cepat atlet sepatu roda. Kompetisi tersebut menjadi arena untuk menjaring potensi atlet muda yang diharapkan..

Tampil Perkasa, Tim Putri SMAN 1 Sewon Tundukkan SMAN 2 Bantul 44-12 di DBL Yogyakarta 2026

Tampil Perkasa, Tim Putri SMAN 1 Sewon Tundukkan SMAN 2 Bantul 44-12 di DBL Yogyakarta 2026

Tim basket putri SMAN 1 Sewon (SMASE) tampil dominan dan sukses mengamankan kemenangan meyakinkan atas SMAN 2 Bantul (SMADABA) dengan skor akhir 44-12 dalam ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta yang..

Lestarikan Warisan Leluhur, SMAN 2 Bantul Usung Konsep Permainan Tradisional di GOR UNY 

Lestarikan Warisan Leluhur, SMAN 2 Bantul Usung Konsep Permainan Tradisional di GOR UNY 

Tim dance SMA Negeri 2 Bantul suguhkan penampilan unik pada gelaran kompetisi AQUA DBL Dance 2026 D. I Yogyaka. Berbeda dengan tren tarian modern pada umumnya, tim ini memilih untuk mengusung konsep tradisional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer