Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Lahan di Imogiri Meluas Lebih dari 10 Hektare, Dipicu Lompatan Api dari Balik Bukit

A
Penulis: Aris Romadhon❯
Proses pemadaman api yang membakar lahan di wilayah Imogiri. (Istimewa)
Proses pemadaman api yang membakar lahan di wilayah Imogiri. (Istimewa)

Advertisement

BANTUL - Kebakaran lahan di kawasan Imogiri, Bantul, meluas hingga lebih dari 10 hektare. Api yang sebelumnya membakar wilayah Lanteng sejak Selasa (25/8), kembali menyala dan merambat ke Padukuhan Lemah Rubuh, Kalurahan Selopamioro. 

Dukuh Lemah Rubuh Rumadi mengatakan, kebakaran di wilayahnya merupakan limpahan api dari Lanteng 1 yang melompat dari balik bukit.

Advertisement

“Wilayah kami itu dampak atau lompatan api dari balik bukit di wilayah Lanteng 1,” kata Rumadi kepada Radar Jogja, Jumat (28/8).

Api kemudian meluas hingga mendekati Padukuhan Jetis. Hingga Jumat pagi, kawasan Jetis di sebelah barat Lemah Rubuh mulai terbakar. “Padukuhan Jetis sebelah barat juga sudah terbakar. Perbatasan dengan Lemah Rubuh sudah mulai terbakar sejak jam 10.00 pagi,” ujarnya.

Rumadi menyebut sekitar 75 persen wilayah Lemah Rubuh, terutama dari sisi timur hingga barat, mulai aman. Namun, sejumlah titik api di sisi timur yang berbatasan dengan Jetis masih menyala.

Luasan lahan yang terbakar diperkirakan telah melampaui 10 hektare. Api membakar semak belukar dan daun-daun kering. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan pohon besar akibat kebakaran tersebut.

Dampak terhadap permukiman sejauh ini berupa abu sisa pembakaran. Asap disebut masih relatif aman dan belum mengganggu jarak pandang maupun pernapasan warga.

Pemadaman terkendala medan perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran. Warga bersama relawan, Pamong Kalurahan Selopamioro, FPRB, Redkar, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas melakukan pemadaman secara manual.

“Aksesnya sulit. Penanganan warga akhirnya gotong royong secara manual,” kata Rumadi.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Karanganyar, 15.000 Ekor Ternak Mati

Kebakaran Kandang Ayam di Karanganyar, 15.000 Ekor Ternak Mati

Kebakaran menghanguskan sebuah kandang ayam berukuran sekitar 9 x 60 meter di Dusun Gendon, Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026) siang.

Mayoritas Kebakaran Lahan di Kabupaten Bantul Dipicu Kelalaian Manusia

Mayoritas Kebakaran Lahan di Kabupaten Bantul Dipicu Kelalaian Manusia

Mayoritas kebakaran lahan di Bantul dipicu ulah manusia. Pembakaran sampah dan daun kering tanpa pengawasan serta puntung rokok yang dibuang sembarangan menjadi penyebab utama api mudah membesar. Terutama saat kemarau...

Lima Kebakaran Lahan Terjadi Sehari di Lokasi Sulit, Damkarmat Gunungkidul Usulkan Ransel Air

Lima Kebakaran Lahan Terjadi Sehari di Lokasi Sulit, Damkarmat Gunungkidul Usulkan Ransel Air

Petugas Damkarmat bersama Polsek Nglipar memadamkan kebakaran lahan di Padukuhan Nglebak, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, menggunakan peralatan sederhana karena lokasi sulit dijangkau armada pemadam. (Dok. Damkarm

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer