Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Canggih, Lahan Mangkrak di Bantul Disulap dengan Bantuan AI dan IoT

A
Penulis: Aris Romadhon❯
Petani sedang mengolah lahan pertanian terpadu Banyu Kencono di Kalurahan Pleret - Aris Romadhon/Radar Jogja
Petani sedang mengolah lahan pertanian terpadu Banyu Kencono di Kalurahan Pleret - Aris Romadhon/Radar Jogja

Advertisement

BANTUL - Lahan seluas setengah hektar di Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, kini tampil beda.

Tanah yang mulanya tak produktif diubah menjadi percontohan agrowisata berbasis pertanian terpadu.

Uniknya, sawah ini sudah dikendalikan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta jaringan sensor Internet of Things (IoT). 

Advertisement

Langkah berani ini bermula dari keprihatinan Lurah Pleret Taufik Kamal, terhadap minimnya regenerasi petani dan maraknya kendala pengairan di wilayahnya.
Baca Juga: Cara Adopsi Orangutan Kalimantan Secara Online di BOS, Tak Dibawa Pulang tapi Bisa Ikuti Perjalanann

Selain itu, ia juga melihat minimnya keuntungan yang didapat karena lahan sawah yang sempit.

"itu nek mung lahane sempit itu enggak akan bathi (untung)," ujar Taufik.

Advertisement

Berangkat dari kegelisahan tersebut, Kalurahan Pleret memanfaatkan Dana Keistimewaan melalui program Desa Mandiri Budaya untuk membangun ekosistem agrowisata edukatif.

Lahan tersebut kini ditanami tiga komoditas, yaitu bawang merah, cabai, dan pare, hal tersebut dilakukan guna meminimalisasi risiko jika salah satu harga pasar anjlok.

Di lapangan, pengelolaan lahan modern ini dipercayakan kepada warga setempat.

Penanggungjawab Pertanian Wisata Banyu Kencono Soni Susanto, menjelaskan bahwa teknologi sistem seperti ini baru pertama kali diterapkan di Bantul, bahkan mungkin di DIY.

“Khusus untuk data edukasi ini," jelas Soni kepada Radar Jogja (25/8).

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemkomdigi Dorong Penguatan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Tengah Laju Teknologi AI 

Kemkomdigi Dorong Penguatan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Tengah Laju Teknologi AI 

Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence /AI) yang makin memengaruhi ekosistem media digital mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk memperkuat perlindungan hak cipta karya

Dukungan Danais, Petani Pleret Kembangkan Pertanian IoT: Gaet Anak Muda, Bantu Efisiensi Waktu

Dukungan Danais, Petani Pleret Kembangkan Pertanian IoT: Gaet Anak Muda, Bantu Efisiensi Waktu

Petani di Banyu Kencono, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Bantul, mulai mengembangkan pertanian modern berbasis kecerdasan buatan (AI) dan internet of things (IoT) dengan dukungan dana keistimewaan (danais) DIY.

Jogja Cultural Festival 2026 Siap Digelar, Bakal Hadirkan Penggabungan Teknologi AI dan Budaya Jawa

Jogja Cultural Festival 2026 Siap Digelar, Bakal Hadirkan Penggabungan Teknologi AI dan Budaya Jawa

Perkembangan teknologi modern seperti Artificial Intelligence (AI) bakal dikolaborasikan dengan budaya Jogja lewat Jogja Cultural Festival (JCF). Agenda kolaborasi Yayasan Kalimasada Nusantara, Sekretariat Bersama ..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer