Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantul Konser 2026 di Stadion Sultan Agung Sisakan Dua Ton Sampah

C
Penulis: Cintia Yuliani❯
BERSERAKAN: Sampah yang dibuang sembarangan saat Bantul Konser 2026 di Stadion Sultan Agung Senin (11/8) malam. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)
BERSERAKAN: Sampah yang dibuang sembarangan saat Bantul Konser 2026 di Stadion Sultan Agung Senin (11/8) malam. (Cintia Yuliani/Radar Jogja)

Advertisement

BANTUL - Bantul Konser 2026 di Stadion Sultan Agung (SSA) meninggalkan dua sisi dampak bagi masyarakat. Di satu sisi, gelaran yang menjadi bagian rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bantul itu menghasilkan sekitar dua ton sampah yang berserakan di area konser. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, pihaknya mengerahkan 95 petugas kebersihan untuk menangani sampah yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Petugas disiagakan dalam beberapa waktu.

Sebanyak 15 petugas dikerahkan pada siang hingga sore hari, 50 petugas pada malam hari, dan 30 petugas pada pagi hari. Sampah yang terkumpul selanjutnya direncanakan dikirim ke TPST Argodadi. "Totalnya sekitar dua ton sampah," katanya Selasa (11/8).

Menurutnya, penanganan sampah dalam sebuah kegiatan atau event membutuhkan kolaborasi semua pihak. Sesuai regulasi, pengelolaan sampah dalam kegiatan merupakan tanggung jawab panitia penyelenggara. Namun, pelaksanaannya di lapangan juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat yang hadir. "Keberadaan DLH dalam kegiatan tersebut pada dasarnya hanya dimintai bantuan," jelasnya.

Bambang berharap panitia penyelenggara meningkatkan komitmen dan tanggung jawab dalam menangani sampah yang dihasilkan selama kegiatan. Penanganan tersebut penting agar sampah tidak menimbulkan konsekuensi pencemaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.cintia (cin/eno)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gubernur Jateng Dorong Penanganan Sampah Tak Hanya Jadi Tugas Pemerintah

Gubernur Jateng Dorong Penanganan Sampah Tak Hanya Jadi Tugas Pemerintah

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendorong pemerintah, masyarakat, komunitas, dan dunia usaha bersama-sama menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.

Tak Hanya dari Rumah Tangga, 369,79 Ton Sampah Pantai Masuk TPAS Wukirsari

Tak Hanya dari Rumah Tangga, 369,79 Ton Sampah Pantai Masuk TPAS Wukirsari

Sebanyak 369,79 ton sampah dari kawasan pantai telah masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPAS) Wukirsari, Baleharjo, Wonosari selama Januari-Juni 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 2,05 ton sampah pantai yang ..

Wali Kota Bekasi Belajar Pengelolaan Sampah ke Kota Jogja

Wali Kota Bekasi Belajar Pengelolaan Sampah ke Kota Jogja

Kota Jogja bisa bekerja sangat luar biasa dalam menghadapi persoalan sampah di daerahnya.  Sampah yang sering dianggap menjadi musibah, tetapi diolah menjadi berkah dan memiliki nilai value.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer