Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Komoditas Bapok di Bantul Turun kecuali Cabai Rawit Merah

C
Penulis: Cintia Yuliani❯

Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha
Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha


Advertisement

BANTUL - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mencatat harga bahan pokok (bapok) saat ini kebanyakan mengalami penurunan. Namun, ada pula yang mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Prapta Nugraha mengatakan, harga komoditi yang turun di antaranya Minyakita Rp 16.140 menjadi 15.500 per kilogram. "Minyak hampir stabil karena masih di bawah HET," jelasnya Selasa (10/3).

Daging sapi mengalami penurun dari Rp 140 ribu menjadi Rp 138 ribu per kilogram. Daging ayam dari Rp 39.467 menjadi Rp 38.600 per kilogram. Telur dari 32 ribu menjadi Rp 28 ribu. Cabai keriting turun dari Rp 43 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga beras relatif stabil.

Advertisement

"Kenaikan signifikan di cabai rawit merah dari Rp 89 ribu menjadi Rp 94 ribu," bebernya.

Sementara untuk stok komoditi di pasar tradisional masih tersedia dengan jumlah yang cukup. Seperti di pasar Bantul, Niten, dan Piyungan. "Insya Allah Lebaran masih aman," katanya.

Sementara itu, pihaknya telah menambah gas LPG 3 kilogram pada bulan Februari sebanyak 85 ribu. Minggu pertama bulan Maret ini pihaknya mengajukan kenaikan permintaan tabung gas LPG 3 kilogram kepada pertamina  sekitar 91.889. "Saya kira cukup sampai habis lebaran," tuturnya.

Advertisement

Dinasnya juga telah melakukan pengawasan kepada SPBU agar tidak melebihi harga yang ditentukan. Selain itu juga untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap SPBU khususnya bahan bakar minyak.

DKUKMPP Bantul juga melakukan operasi pasar di beberapa pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga dan stok bahan pangan.

"Besok pagi akan ada operasi pasar murah seni gabusan," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, secara umum komoditi pangan  cenderung turun kecuali cabai merah. Biasanya pola yang terjadi menjelang lebaran harga bapok semakin naik.

"Jadi Insya Allah melihat tren seperti ini kita optimistis kesediaan pangan aman, harga juga masih terjangkau masih dalam level jangkauan mayoritas warga Bantul," katanya.

Pihaknya juga telah membentuk gabungan bersama kepolisian untuk melakukan pemantauan terutama mencegah terjadinya penimbunan barang. Sebab, penimbunan barang adalah tindakan ilegal yang bisa melanggar hukum. maka dari itu, bersama kepolisian sebagai aparat hukum memastikan tidak ada penimbunan komoditi.

"Terutama komoditi strategis seperti minyak goreng, tepung terigu, beras, dan beberapa komoditi yang lain," pungkasnya. (cin)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Distribusi MBG Diliburkan, Harga Bapok di Pasar Imogiri Turun, Volume Penjualan Pedagang Naik

Distribusi MBG Diliburkan, Harga Bapok di Pasar Imogiri Turun, Volume Penjualan Pedagang Naik

Liburnya pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah membawa dampak pada pergerakan harga bahan pokok di Pasar Imogiri, Bantul. Sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, sementara ...

Harga Bahan Pokok di Gunungkidul Mulai Bergerak, Pelemahan Rupiah Tekan Margin Pedagang

Harga Bahan Pokok di Gunungkidul Mulai Bergerak, Pelemahan Rupiah Tekan Margin Pedagang

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada pergerakan harga bahan pokok di Kabupaten Gunungkidul. Meski kenaikannya masih relatif pelan dan belum memicu gejolak besar di pasar ...

Dua Komoditas Merangkak Naik di Pasar Tradisional Gunungkidul, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 75 Ribu per Kilogram   

Dua Komoditas Merangkak Naik di Pasar Tradisional Gunungkidul, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 75 Ribu per Kilogram  

Harga dua komoditas kebutuhan pokok di pasar tradisional Gunungkidul mengalami kenaikan pada awal Juni. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Gunungkidul, kenaikan terjadi pada ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer