Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dispusip Bantul Dorong Literasi Ramadan lewat Perpustakaan Keliling Masjid

C
Penulis: Cintia Yuliani❯

KHUSUS RAMADAN: Warga Wonotingal, Poncosari, Srandakan sedang membaca buku lewat perpustakaan keliling di Masjid Al Wafqo Minggu (22/2).
KHUSUS RAMADAN: Warga Wonotingal, Poncosari, Srandakan sedang membaca buku lewat perpustakaan keliling di Masjid Al Wafqo Minggu (22/2).


Advertisement

BANTUL - Mengisi waktu ngabuburit menjelang berbuka puasa, warga Wonotingal, Poncosari, Srandakan memilih kegiatan yang berbeda. Mereka memanfaatkan layanan perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul dengan membaca buku di Masjid Al Wafqo. Aktivitas tersebut dilakukan untuk memperkuat pemahaman keagamaan sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Kepala Dispusip Bantul Dian Mutiara Sri Rahmawati mengatakan, selama Ramadan permintaan layanan perpustakaan keliling mengalami peningkatan. Tidak hanya dari sekolah, permintaan juga datang dari masjid-masjid. “Biasanya bulan Ramadan permintaan memang banyak,” katanya Senin (23/2).

Ia menjelaskan, koleksi buku yang disediakan menyesuaikan dengan momentum Ramadan, yakni didominasi buku-buku keislaman. Meski demikian, Dispusip Bantul juga tetap menyediakan buku fiksi serta buku pengetahuan umum lainnya.

Advertisement

Dengan hadirnya perpustakaan keliling di masjid selama Ramadan, menurutnya masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan literasi keagamaan. Sebab dia menilai, budaya literasi anak-anak saat ini masih tergolong rendah. Mereka cenderung lebih senang bermain gawai yang digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

“Dengan adanya perpustakaan keliling ini kan menambah pengetahuan dari masyarakat yang awalnya main HP bisa tertarik untuk membaca buku,” katanya.

Ia menyebutkan, masjid-masjid di Bantul yang ingin menambah kegiatan literasi selama Ramadan dapat langsung mengajukan permohonan ke Dispusip Bantul. “Gratis. Itu merupakan bagian dari layanan kami ke masyarakat,” tuturnya.

Dia berharap, keberadaan perpustakaan keliling di masjid ini mampu mengintegrasikan serta memberikan literasi kepada masyarakat. “Biasanya kalau ada perpustakaan keliling itu, mereka antusias datang,” sebutnya.

Sehingga harapannya, pengetahuan masyarakat semakin luas dan dapat turut mencerdaskan masyarakat Bantul. (cin/eno)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Buku Datang ke Sekolah, Fiksi Jadi Favorit Siswa: Perpustakaan Keliling Perluas Akses Sumber Belajar

Buku Datang ke Sekolah, Fiksi Jadi Favorit Siswa: Perpustakaan Keliling Perluas Akses Sumber Belajar

Jauh dari perpustakaan daerah tak lagi menjadi alasan siswa di pelosok Gunungkidul kesulitan mendapatkan bacaan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul menyasar sekolah-sekolah yang sulit menjangkau ..

Literasi Dimulai dari Kemampuan Akses Informasi, Magelang Dorong Perpustakaan Sekolah dan Kelurahan

Literasi Dimulai dari Kemampuan Akses Informasi, Magelang Dorong Perpustakaan Sekolah dan Kelurahan

Literasi Dimulai dari Kemampuan Akses Informasi, Kota Magelang Dorong Perpustakaan Sekolah dan Kelurahan

Rangkaian Bulan Bahasa, SMPN 2 Kebumen Kumpulkan 768 Karya Literasi

Rangkaian Bulan Bahasa, SMPN 2 Kebumen Kumpulkan 768 Karya Literasi

Seluruh siswa dan guru SMPN 2 Kebumen mengikuti puncak kegiatan Bulan Bahasa yang diperingati setiap Bulan Oktober. (M Hafied/Radar Jogja)Rangkaian Bulan Bahasa, SMPN 2 Kebumen Kumpulkan 768 Karya Literasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer