Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Seorang Paruh Baya Ditemukan Meninggal Bunuh Diri di Objek Wisata Pintu Langit
C
Penulis: Cintia Yuliani❯

BANTUL - Seorang pria paruh baya berinisial BS ditemukan bunuh diri di objek wisata (obwis) Pintu Langit, tepatnya di Padukuhan Karangasem RT 6, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 06.45.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi kawasan obwis tersebut.
Peristiwa itu berawal saat salah satu warga setempat berinisial AT hendak mencari rumput dan melihat korban duduk di pinggir halaman obwis Pintu Langit pada Selasa (6/1/2026).
“Pada keesokan harinya sekitar pukul 07.00, korban yang diketahui berusia 42 tahun itu masih terlihat duduk di halaman lokasi yang sama,” ujarnya Kamis (8/1/2026).
Saat itu, AT sempat menanyakan maksud keberadaan korban. Korban menjawab hanya ingin mencari udara segar.
Namun, Kamis (8/1/2026) pagi sekitar pukul 06.45, AT kembali melihat sepeda motor korban masih terparkir di halaman obwis, sementara korban tidak tampak di lokasi.
Merasa curiga, AT kemudian menghubungi dua rekannya untuk bersama-sama melakukan pengecekan.
AT menyisir area halaman, sedangkan dua rekannya memeriksa lokasi lain di sekitar obwis.
Korban kemudian ditemukan sudah meninggal dunia gantung diri di kamar mandi obwis Pintu Langit.
“Selanjutnya para saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dlingo, yang kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian,” katanya.
Baca Juga: Dinkes Bantul Catat Sebanyak 237 Kasus Leptospirosis Sepanjang 2025, Merata di 17 Kapanewon
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Bantul, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tumpul atau tajam.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Tri Widiyantara mengimbau, masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan mental guna mencegah keinginan melakukan percobaan bunuh diri.
“Luangkan waktu untuk diri sendiri, berbagi cerita dengan orang terpercaya, serta menjaga pola makan, tidur, dan olahraga,” ujarnya.
Ia juga menganjurkan masyarakat untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan serta tidak ragu mencari bantuan profesional apabila mengalami tekanan mental yang berat. (cin)
Advertisement
Advertisement
Radar JogjaIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement




