RADAR JOGJA – Permasalahan tawon vespa di Kabupaten Bantul tergolong cukup tinggi. Bahkan di awal tahun ini saja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah melakukan 35 operasi tangkap tangan (OTT) terhadap serangga yang lebih dikenal dengan nama tawon ndas itu.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Bantul Irawan Kurnianto mengatakan, keberadaan tawon vespa memang cukup berbahaya bagi manusia. Sebab diketahui dampak dari sengatan tawon tersebut bisa membuat seseorang pingsan. Bahkan tidak menutup kemungkinan korban dari serangga tersebut ada yang harus mendapat perawatan di rumah sakit. “Kami sempat melakukan penanganan di kapanewon Dlingo ada warga tersengat tawon langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujar Irawan kepada wartawan, Kamis (12/1).

Ia menyatakan, jumlah OTT terhadap tawon vespa di wilayah Bantul juga cukup banyak. Di awal tahun ini saja, terhitung dari tanggal 1 -11 Januari 2022 pihaknya sudah melakukan evakuasi di 35 titik. Kemudian jumlah evakuasi selama tahun 2022 juga meningkat karena mencapai 385 titik. Lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 lalu yang jumlahnya 368 titik.

Terkait dengan penyebab banyaknya jumlah temuan kasus tawon, menurut Irawan, juga disebabkan karena sebagian pemukiman warga berada tak jauh dari kawasan perkebunan dan hutan lindung. Rata-rata evakuasi juga dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran pada malam hari dan dengan cara dibakar. Sebab diketahui serangga tersebut merupakan jenis hewan yang aktif pada siang hari.

“Untuk penanganan siang hari kami lakukan dengan alat perlindungan diri yang lengkap, karena kalau tidak bisa membahayakan petugas dan masyarakat,” katanya.

Selain melakukan evakuasi terhadap tawon vespa. Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Bantul juga melakukan penyelamatan hewan atau animal rescue. Adapun jumlah selama tahun 2022 diketahui sudah 313 satwa yang diselamatkan. Sebagian besar pada jenis ular, disusul kucing, biawak, monyet, anjing, dan hamster. “Apabila ada masyarakat ada yang membutuhkan bantuan evakuasi satwa dan tawon vespa, bisa menghubungi kami di 0274-6462100 atau call center 122,” terang Irawan. (inu/bah)

Bantul