RADAR JOGJA – Jogja International Furniture and Craft Fair (JIFFINA) 2023 rencananya akan dihelat pada Maret mendatang. Lewat kegiatan ini, diharapkan dapat memulihkan ekonomi masyarakat Bantul pascapandemi. Sebab agenda rutin itu berpotensi akan mendatangkan pembeli dari berbagai daerah. Karena merupakan pameran ekonomi kreatif bertaraf internasional.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pemerintah menyambut baik adanya kegiatan JIFFINA 2023. Sebab kegiatan itu akan mendukung Bantul sebagai kota kreatif dunia versi UNESCO. Serta meningkatkan potensi industri kreatif yang saat ini terus dikembangkan oleh pemerintah. Lantaran menjadi salah satu penyokong perekonomian di wilayah tersebut.

“Industri kreatif termasuk sektor unggulan di Bantul. Pelaku kreatif, sentra industri kreatif di Bantul itu banyak sekali. Semoga JIFFINA tahun ini juga kembali menumbuhkan laju perekonomian di Bantul pascapandemi,” ujar Halim kemarin (11/1).

Sementara itu, Direktur JIFFINA Yuli Sugianto mengatakan bahwa dalam kegiatan yang digawanginya akan ada rangkaian visit factory atau kunjungan industri. Kegiatan tersebut digadang-gadang dapat menarik para buyer untuk turut hadir dalam JIFFINA tahun ini. Sebab hal tersebut akan membuat para buyer bisa langsung menuju ke sentra industri untuk melihat proses dan kualitas produknya.

Dia pun mengakui, bukan perkara mudah untuk menyelenggarakan pameran internasional di daerah secara konsisten. Namun dengan adanya JIFFINA yang digelar secara rutin tiap tahun di Jogja Expo Center (JEC), hal itu turut mendukung dan menjaga marwah Bantul sebagai kota kreatif Indonesia. “Apalagi, mayoritas pelaku industri kreatif yang terlibat di JIFFINA berasal dari Kabupaten Bantul,” katanya. (inu/eno)

Bantul