RADAR JOGJA – RSUD Panembahan Senopati merayakan hari jadinya yang ke-19. Dalam kesempatan ini, diresmikan berbagai fasilitas untuk menunjang pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo menyebut, salah satu fasilitas yang diresmikan adalah gedung pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif (PONEK). Keberadaan fasilitas ini disebut dapat mendukung layanan persalinan. “Pelayanan untuk bedah terpadu khususnya bagi ibu dan anak, saat (proses, Red) melahirkan,” paparnya Selasa (29/3).

Joko pun menyambut baik pengembangan layanan yang dilakukan oleh RSUD Panembahan Senopati. Politisi PDIP ini juga mengharapkan layanan masyarakat yang lebih prima. “Sehingga nanti betul-betul excellent dan bisa menambah kepercayaan masyarakat untuk selalu berserah ke RSUD Panembahan Senopati ketika sakit,” tegasnya.

Plt Direktur RSUD Panembahan Senopati Agus Budi Raharja menambahkan, pembangunan gedung PONEK menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Awalnya ditargetkan tiga lantai, tapi hanya mendapat alokasi satu lantai. “Sebagai starting layanan unggulan KIA,” lontarnya.

Selain itu, turut diresmikan sentra vaksin, anjungan pendaftaran mandiri, poliklinik bedah terpadu, dan station. Dikatakan, pengembangan RSUD Panembahan Senopati sudah direncanakan sejak lama. Satu rangkaian dengan instalasi gawat darurat (IGD) yang telah diresmikan tahun lalu. “Dana pembangunannya dibantu dengan badan layanan umum daerah (BLUD),” jabarnya.

Seluruh fasilitas layanan ditargetkan efektif mulai minggu depan. Khusus gedung PONEK, RSUD Panembahan Senopati sudah lakukan pemindahan sejak kemarin sore. “Besok pagi (hari ini, Red) sudah bisa layanan,” tandasnya. (fat/eno)

Bantul