RADAR JOGJA – Pandemi Covid-19 yang mewabah sejak Maret 2020, telah menimbulkan perlambatan yang signifikan secara multiplier effect. Seiring dengan program vaksinasi yang terus dilakukan pemerintah, Brimob berada di tengah-tengah bersama masyarakat untuk ikut melancarkan program vaksinasi.

Plt Komandan Batalyon A Pelopor  Brimob Polda DIJ AKP Fratika Yudha  menuturkan, dalam rangkaian HUT Brimob ke-76, pihaknya mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi.

”Vaksinasi ini ditujukan untuk memperkuat imun/kekebalan tubuh dan memutus mata rantai Covid-19. Vaksinasi dilakukan di Desa Karang Tengah, Imogiri, Bantul. Masyarakat yang sudah divaksin baru mencapai 60%, sedangkan target pemerintah sendiri adalah 85%,” ungkapnya usai kunjungan vaksinasi yang dilakukan di Desa Karang Tengah, Imogiri Bantul, Kamis Siang (11/11).

Dia mengungkapkan, jemput bola dilakukan untuk masyarakat yang sudah lanjut usia dan tidak memungkinkan untuk datang tempat vaksin. ”Bersama kawan-kawan dari Aliansi Mahasiswa Nusantara dan Nakes Bidokkes Polda DIJ, kami sambangi untuk vaksin,” ujarnya.

Ketua Aliansi Mahasiswa Nusantara Altingia Arie menuturkan, krisis dunia yang dihadapi kini tidak hanya pandemi namun juga perubahan iklim. Selama dekade terakhir, 83% dari semua bencana yang dipicu bahaya alam disebabkan cuaca ekstrem dan peristiwa yang juga berkaitan dengan iklim, seperti badai, banjir dan gelombang panas. (om9/ila)

Bantul